Mohon tunggu...
Zulfa Liswanti
Zulfa Liswanti Mohon Tunggu... Guru - Guru dan Ibu RT

Menuangkan isi pikiran sebatas kemampuan di usia yang terus menua

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Bulan dan Mentari

29 Mei 2018   17:13 Diperbarui: 29 Mei 2018   17:25 660
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(sumber: digitalspy.com)

Suara lembutku

Bukan untuk leluasamu

Menyetujui yang kau mau

Ku tak kan tertipu

Dengan caramu itu

Keluhanmu 

Tak bisa jiwaku setuju

Karena dari dulu

Tingkahmu selalu begitu

Penyebabnya aku tak tahu

Ku tak suka kecurangan

Dengan tugas yang diemban

Ku berharap kita bergandeng tangan

Bukan mencari keringanan 

Sementara teman memikul beban

Ibarat roda yang terpasang

Sama-sama jalan ke depan

Atau mundur dengan aturan

Kesatuan jiwa diutamakan

Saling mengisi penuh kesejukan

Dalam pertemuan nanti

Ku tak ingin membuang energi

Bertengkar demi ambisi

Ku ingin kita seperti bulan dan mentari

Menerangi silih berganti

Tampunik, 29 Mei 2018

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun