Mohon tunggu...
Zorisna Gustania
Zorisna Gustania Mohon Tunggu... Lainnya - Siswa SMA

Membaca

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Gimana Sih Cara Menanamkan Sikap Antikorupsi?

11 November 2022   11:26 Diperbarui: 11 November 2022   11:37 250
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Halo sobat Kompasiana! Kita pasti sudah tidak asing ketika mendengar kata KORUPSI, kasus korupsi sering terjadi di lingkungan sekitar.

kok bisa begitu?tentu saja sebab utama korupsi karena adanya faktor ekonomi, tingkat gaji bekerja yang kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. jadi apa sih korupsi itu?mari sobat Kompasiana kita simak penjelasan berikut.

secara garis besar,korupsi adalah penyalahgunaan uang untuk kepentingan pribadi atau orang lain, korupsi bukan hanya berupa uang tetapi juga berupa barang, kegiatan yang melanggar aturan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan, organisasi, yayasan, dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain.

Nah, maka dari itu kita harus menanamkan sikap antikorupsi dalam diri kita. untuk dapat menerapkan dan melakukan sikap anti korupsi tentu saja sikap tersebut harus sejak awal tertanam sejak dini. apa sih Antikorupsi itu? Antikorupsi merupakan tindakan menolak perilaku korupsi yang dapat mengurangi perilaku kejahatan ini. Tapi, kembali lagi, bagaimana sih cara menanamkan sikap itu dalam diri kita?

Nah! mari sobat Kompasiana mari sama-sama kita simak penjelasan berikut!

Cara menanamkan sikap antikorupsi dalam diri kita dengan cara hidup sederhana, bersikap jujur, dan bekerja keras 

1.Hidup sederhana

gln.kemdikbud.go.id
gln.kemdikbud.go.id

Sederhana artinya tidak berlebih-lebihan atau bisa dibilang sedang. 

Dengan hidup sederhana kita dapat bersyukur atas apa yang kita punya. Hidup sederhana bisa berupa pakaian yang kita gunakan, makanan yang kita makan, serta penampilan yang sederhana. dengan bersikap sederhana korupsi tidak akan terjadi karena kesederhanaan membawa diri kita untuk berperilaku yang baik dan bersyukur atas apa yang kita punya.jika kita tidak menanamkan sikap hidup sederhana maka kita tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang kita punya dan selalu merasa kurang dengan apa yang ada.

2.Bekerja keras

duniapendidikan.co.id
duniapendidikan.co.id

Kerja keras adalah bekerja dengan dengan sungguh-sungguh tanpa putus asa.

Dengan hidup bekerja keras kita dapat menghindari perilaku korupsi karena dengan bekerja keras kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cara tidak putus asa dan terus mencapai apa yang menjadi tujuan. Jika kita tidak bekerja keras tentunya akan merasa susah dengan terus mengandalkan orang lain.

 

3.Menanamkan perilaku jujur 

mmc.kalteng.go.id
mmc.kalteng.go.id

Setelah kita sadar bahwa pentingnya bersikap hidup sederhana dan bekerja keras langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk bisa mencegah tindakan korupsi dari dalam diri sendiri adalah Dengan hidup menanamkan sikap jujur.

Jujur adalah berkata benar sesuai dengan apa yang terjadi, tidak berbohong,lurus hati. 

Bersikap jujur dapat mengurangi perilaku Korupsi karena jujur menumbuhkan rasa saling percaya satu sama lain, tidak berbohong dan mengatakan sesuai apa ada nya tidak dibuat buat dan bersikap sesuai apa yang diperintah. Jika kita tidak bersikap jujur maka akan mendorong kita dengan melakukan hal yang tidak baik misalnya saja seperti korupsi.

Nah dari materi diatas mari kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.hidup sederhana, bekerja keras,dan bersikap jujur itu hal yang mudah loh! 3 cara diatas dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. 

jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tentu nya kita sudah menanamkan sikap antikorupsi.

Mari sobat kompasiana kita terapkan perilaku antikorupsi agar Indonesia bersih dari tindak kejahatan tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun