3. Latihlah pelafalan/pronunciation
    Pelafalan/pronunciation adalah hal yang penting ketika kita belajar agar berbicara seperti native speakers. Itu karena kesalahan pelafalan bisa menimbulkan miskomunikasi dan misunderstanding dari pendengar. Contohnya saja pelafalan kata "flower" dan "flour". kedua kata ini seperti diucapkan sama tetapi sebenarnya berbeda. Jika kita mengabaikan perbedaan ini, lawan bicara kita akan menangkap pesan berbeda dari yang kita maksud. Salah satu cara untuk melatih pelafalan adalah dengan mendengarkan kemudian meniru native speaker berbicara sekaligus untuk melatih accent kita juga.
4. Latihan Ritme
     Ritme juga aspek yang tak kalah penting dari pelafalan. Jika pelafalan/pronunciation kita sudah sempurna tetapi ritme kita berantakan, kita akan terdengar canggung dan tetap membawa aksen mother tongue kita, yaitu Bahasa Indonesia. Ritme sendiri adalah kapan kita harus menekankan kata dalam kalimat. Dengan kata lain, ritme berkaitan dengan kata apa yang harus ditekankan ketika kita berbicara. Ritme berhubungan dengan intonasi. Setiap aksen bahasa Inggris memiliki ritme dan intonasinya tersendiri. Itulah mengapa kita harus belajar satu aksen saja dalam sekali waktu agar tidak membingungkan. Untuk mempelajari ritme, kita bisa mendengarkan dan meniru native speaker berbicara.
5. Membacanya didepan orang/merekamnnya
   Cara selanjutnya untuk membantu kita supaya bisa berbicara bahasa Inggris seperti native adalah dengan membaca teks secaara nyaring, dan membacanya didepan orang lain, agar mereka bisa menilai seberapa kemampuan kita. Kita boleh memilih teks apapun, baik itu novel, artikel, komik, dan sebagainya. Dengan membaca nyaring dan membacanya didepan orang lain, kita melatih pelafalan, ritme, intonasi kita, dan mengevaluasi bagian mana yang masih harus kita perbaiki. Jika tidak bisa meminta orang lain untuk mendengarkan, dan mengevaluasi kita, kita bisa mencoba untuk merekam suara kita. Hasil rekamannya bisa kita putar kembali untuk mencari tahu hal-hal apa yang harus kita perbaiki dan tingkatkan.
6. Berbicara perlahan, tapi pasti
    Tentunya kita ingin bisa berbicara secepat native speakers. Namun, karena kita masih belajar, cobalah untuk berbicara pelan terlebih dahulu, agar perlahan memperbaiki pelafalan kita dengan benar. Sebaiknya kita jangan mengkhawatirkan kecepatan berbicara kita. Faktanya, para public speakers yang handal, berbicara pelan. Karena dengan berbicara pelan, pesan yang ingin disampaikan lebih mudah diterima oleh lawan bicara dan akan lebih mudah difahami oleh pendengarnya. Jika kita tetap ingin berbicara cepat, kita bisa melakukannya setelah pelafalan, ritme, dan intonasi bahasa Inggris kita sudah meningkat dengan sangat baik.
7. Gunakan idioms/slang word
     Native speakers sering menggunakan idiom dan slang (bahasa gaul) dalam kehidupan sehari-hari mereka. Untuk itu, dengan mempelajari dan menggunakan idiom dan slang, bahasa Inggris kita akan terdengar lebih alami dan seperti native.
     Beberapa contoh idiom, yaitu "when pigs fly" (mustahil, sangat tidak mungkin), "face it" (hadapilah), "shut up" (diamlah, berhentilah berbicara), "in a bad mood" (sedang tidak baikbaik saja, tidak merasa senang), "once in a blue moon" (sangat jarang), dan sebagainya.