Mohon tunggu...
YWAM_JP NEWS
YWAM_JP NEWS Mohon Tunggu... Mahasiswa - YW Al Muhajirien Jakapermai

YWAM_JP NEWS adalah blog Bidang Sekretariat Yayasan Waqaf (YW) Al Muhajirien Jakapermai, yang mengelola Sekolah-sekolah Islam Al Azhar di wilayah Jakapermai, Kemang Pratama, Kota Bekasi, dan Grand Wisata, Kabupaten Bekasi. Blog ini berisi tentang kegiatan-kegiatan sekolah yang dikelola yayasan ini, serta tulisan lepas lainnya.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Meneladani Akhlaq Nabi untuk Menjadi Pribadi yang Bernilai Tinggi

21 Oktober 2023   12:27 Diperbarui: 21 Oktober 2023   12:33 152
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP.

Oleh. Muhammad Eko Purwanto

Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Ibtida'iyyah Al Muhajirien, digelar pada tanggal 21 Oktober 2023, dengan berbagai lomba yang diikuti oleh seluruh TK, PAUD, dan Madrasah Ibtida'iyyah se-Kota Bekasi, sejak 17 Oktober 2023 lalu Kegiatan ini mengambil tema : "Meneladani Akhlaq Nabi Untuk Menjadi Pribadi Yang Bernilai Tinggi." Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas TK dan Madrasah Ibtida'iyyah Kecamatan Bekasi Barat, Ketua Jam'iyyah dan Kepala Bidang Sekretariat YW Al Muhajirien Jakapermai. Lomba-lomba pada kegiatan Maulid Nabi ini antara lain: Lomba Menari, MHQ, Baca Puisi, Cerdas Cermat dan lain-lain. Dengan tema kegiatan diatas, kita dapat mencontoh sifat-sifat mulia dari akhlak Nabi Besar kita, Muhammad SAW. Sehingga, kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan seharai-hari.

Nabi Muhammad adalah sosok yang menjadi teladan bagi umat Islam dan beliau menunjukkan kepada kita, bagaimana menjadi pribadi yang bertanggung jawab, rendah hati, sabar, dan penuh kasih sayang. Kita akan menjelajahi beberapa sifat Nabi yang dapat kita teladani untuk memperbaiki diri kita sendiri dan menjadi pribadi yang bernilai tinggi dalam kehidupan.

Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP.
Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP.

Salah satu sifat Nabi yang patut diteladani adalah kemurahan hati. Nabi Muhammad SAW selalu siap membantu orang lain tanpa pamrih dan dengan tulus. Belau memberikan makan, pakaian, dan perlindungan kepada orang-orang yang membutuhkan, bahkan kepada musuhnya sendiri. Kemurahan hati ini menunjukkan ketinggian karakter dan kepekaan emosional yang luar biasa. Ketika kita meneladani sifat ini, kita juga dapat merasakan kegembiraan dan kepuasan pribadi yang datang dari membantu sesama manusia tanpa mengharapkan imbalan apa pun ?!

Selain itu, nabi Muhammad SAW juga dikenal dengan sifat kesabaran yang luar biasa. Beliau menghadapi banyak kesulitan dan rintangan dalam hidupnya, tetapi beliau tidak pernah menyerah. Ketika kita menghadapi tantangan dalam kehidupan, kesabaran adalah kunci untuk mengatasi rasa putus asa dan kekecewaan. Dengan meneladani kesabaran Nabi, kita akan belajar untuk tetap teguh ketika menghadapi ujian hidup, dan menjadi lebih kuat sebagai individu.

Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP (Kepala MI AMJP, Bapak Rojikin, S.Pd)
Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP (Kepala MI AMJP, Bapak Rojikin, S.Pd)

Nabi Muhammad juga dikenal sebagai pribadi yang adil. Beliau menjadi teladan sejati dalam mengambil  keputusan yang adil untuk kepentingan umat manusia. Mengadopsi sifat adil ini berarti memperlakukan semua orang sama tanpa kecuali, tanpa membedakan ras, agama, atau status sosial. Ini berarti kita harus memperlakukan orang lain dengan hormat dan menghargai perspektif mereka, menghindari diskriminasi dan penghakiman berdasarkan asumsi yang tidak jelas. Menjadi adil adalah sifat yang nyata dan penting untuk meraih kebahagiaan dan kedamaian dalam masyarakat.

Selanjutnya, nabi Muhammad SAW juga sangat memperhatikan etika dalam berbicara. Beliau selalu menjaga lisan dan memilih kata-kata yang baik ketika berbicara dengan orang lain. Ini merupakan sifat yang sangat penting dalam menghindari perselisihan dan konflik. Ketika kita mengikuti teladan Nabi dalam berbicara, kita akan lebih menyadari kekuatan kata-kata kita, menjaga kerahasiaan orang lain, dan menghindari gosip yang tidak baik. Dengan kata-kata yang baik, kita dapat membangun hubungan baik dengan orang lain dan menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang.

Kejujuran adalah sifat yang sangat penting yang dapat kita pelajari dari Nabi Muhammad. Beliau terkenal dengan julukan "al-Amin", yang berarti "yang dapat dipercaya". Kejujuran berarti tidak hanya berbicara dengan kebenaran, tetapi juga hidup sesuai dengan nilai-nilai yang benar. Menjadi pribadi yang jujur berarti memiliki integritas dan nilai yang tidak kompromi. Ketika kita hidup dengan jujur, kita akan mendapatkan rasa hormat dan kepercayaan dari orang-orang di sekitar kita.

Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP (Pembawa Acaea/MC).
Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP (Pembawa Acaea/MC).

Menjadi Pribadi yang Bernilai

Pribadi yang bernilai tinggi adalah seseorang yang memiliki karakter dan kepribadian yang kuat, serta mampu memberikan dampak positif bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitarnya. Menjadi pribadi yang bernilai tinggi tidaklah mudah, tetapi dengan komitmen dan usaha yang tepat, setiap individu dapat mencapainya. Beberapa langkah penting dalam menjadi pribadi yang bernilai tinggi, antara lain:

  • Kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang bernilai tinggi. Kesadaran diri adalah pemahaman yang jelas tentang siapa kita, kelebihan dan kelemahan kita, serta nilai-nilai dan tujuan hidup yang ingin kita capai. Dengan memiliki kesadaran diri yang tinggi, kita dapat membuat keputusan yang baik, mengelola emosi dengan bijak, dan mengenali ruang pertumbuhan dan perkembangan kita.
  • Memiliki visi dan tujuan hidup yang jelas. Tanpa tujuan yang tepat, kita mungkin merasa hampa dan kehilangan arah dalam hidup. Dengan menetapkan visi dan tujuan yang bermakna, kita dapat mengarahkan energi dan usaha kita ke arah yang positif. Tujuan ini juga memberi kita motivasi dan inspirasi untuk berkembang dan mencapai potensi penuh kita.
  • Terus belajar dan mengembangkan diri. Pribadi yang bernilai tinggi adalah pribadi yang tidak pernah berhenti belajar. Mereka selalu mencari pengetahuan baru, memperbaiki keahlian mereka, dan melibatkan diri dalam pengalaman baru. Dengan belajar secara terus-menerus, kita dapat meningkatkan kualitas diri kita, membuka pintu untuk peluang baru, dan mampu beradaptasi dengan cepat dalam lingkungan yang selalu berubah.
  • Memiliki sikap positif dan optimisme. Mentalitas yang positif memainkan peran besar dalam membentuk kepribadian yang wellnilai tinggi. Dengan melihat sisi terang dalam setiap situasi, kita dapat mengatasi tantangan dengan lebih baik, menjaga motivasi kita tetap tinggi, dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Optimisme juga membantu kita mengembangkan rasa syukur dan menerima dengan rendah hati segala kebaikan yang telah kita terima.
  • Keterampilan interpersonal. Kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam tim, dan membangun hubungan yang positif dengan orang lain adalah keterampilan yang penting untuk dikembangkan. Dengan adanya keterampilan interpersonal yang kuat, kita dapat mempengaruhi orang lain dengan cara yang lebih baik, membangun jaringan dan koneksi yang berguna, serta menjalin kerjasama yang sukses dalam lingkungan profesional dan pribadi.
  • Memiliki integritas yang tinggi. Integritas berarti konsisten antara kata dan perbuatan kita, dan hidup sesuai dengan nilai-nilai yang kita pegang kuat. Dengan memiliki integritas yang tinggi, kita akan dikenal sebagai orang yang dapat dipercaya, dan kita akan menciptakan dampak positif yang besar dalam hidup kita dan hidup orang lain. Mempertahankan integritas juga memungkinkan kita menjaga harga diri dan kepercayaan diri yang tinggi.
  • Memiliki rasa empati dan keinginan untuk membantu orang lain. Pribadi yang bernilai tinggi tidak hanya peduli dengan kesuksesan pribadi mereka sendiri, tetapi juga dengan kebahagiaan dan kesejahteraan orang lain. Dengan menjadi pribadi yang empatik, kita dapat memahami dan menghargai perbedaan orang lain, serta menawarkan dukungan dan bantuan ketika diperlukan. Dengan memberikan kepada orang lain tanpa pamrih, kita menciptakan hubungan yang lebih bermakna dan meningkatkan kualitas hidup kita sendiri.

Menjadi pribadi yang bernilai tinggi bukanlah proses yang instan. Itu membutuhkan waktu, usaha, dan kesabaran yang konsisten untuk mengembangkan diri kita pada tingkat yang lebih tinggi. Namun, dengan mengikuti langkah-langkah ini, kita akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, produktif, dan memberikan kontribusi yang berharga dalam masyarakat. Penting bagi kita untuk selalu mengevaluasi diri, memperbaiki diri, dan selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari.

Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP.
Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP.

Faktor-Faktor Yang Berpengaruh

Beberapa faktor yang berpengaruh penting dalam membentuk pribadi yang bernilai tinggi, antara lain :

  • Pertama, lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang bernilai tinggi. Lingkungan kita termasuk keluarga, teman-teman, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat di sekitar kita. Lingkungan yang positif, mendukung, dan memberikan kontribusi edukatif akan mempengaruhi perkembangan kita menjadi pribadi yang lebih baik. Misalnya, keluarga yang mengajarkan nilai-nilai moral dan etika yang baik akan membantu membentuk karakter kita. Begitu pula dengan sekolah yang memberikan pendidikan yang berkualitas dan mendorong pertumbuhan pribadi yang positif. Lingkungan yang sehat dan inklusif akan memberikan kita kesempatan untuk berkembang secara sosial dan emosional.
  • Kedua, nilai-nilai yang diterapkan oleh individu juga berpengaruh besar dalam membentuk pribadi yang bernilai tinggi. Nilai-nilai seperti integritas, kejujuran, keadilan, rasa empati, tanggung jawab, kerja keras, dan kerendahan hati merupakan pondasi untuk menjadi pribadi yang bernilai tinggi. Nilai-nilai ini memainkan peran penting dalam memandu tindakan kita dan membantu kita membuat keputusan yang baik dalam hidup. Menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari kita akan membentuk karakter dan perilaku kita, serta menjadikan kita teladan bagi orang-orang di sekitar kita.
  • Ketiga, pendidikan dan pengetahuan juga memiliki peran besar dalam membentuk pribadi yang bernilai tinggi. Pendidikan membuka pintu ke pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam tentang dunia di sekitar kita. Dengan memiliki pengetahuan yang baik, kita dapat mengembangkan pola pikir yang lebih luas, memperkuat keterampilan dan keahlian kita, dan meningkatkan pemahaman kita tentang nilai-nilai yang diperlukan untuk menjadi pribadi yang bernilai tinggi. Pendidikan juga memberikan kita akses ke kesempatan yang lebih baik dan mempersiapkan kita untuk tantangan dan tuntutan dunia kerja.
  • Keempat, pengalaman hidup juga memainkan peran penting dalam membentuk pribadi yang bernilai tinggi. Pengalaman hidup dapat datang dalam berbagai bentuk, termasuk tantangan, kegagalan, keberhasilan, dan hubungan interpersonal. Pengalaman hidup yang pahit dapat mengajari kita tentang ketahanan dan kesabaran, sementara pengalaman hidup yang sukses dapat memberikan kita kepercayaan diri dan inspirasi untuk terus berkembang. Selain itu, hubungan interpersonal dan interaksi sosial juga memberikan kita wawasan tentang berbagai cara hidup dan pandangan dunia yang berbeda, memperluas persepsi dan memberikan kita pemahaman yang lebih mendalam tentang keberagaman manusia.
  • Kelima, pemilihan peran model juga mempengaruhi perkembangan pribadi kita. Peran model yang baik adalah individu yang memiliki sifat-sifat dan perilaku yang kita kagumi dan ingin ikuti. Mereka bisa menjadi mentor, teman, atau figur publik yang kita kagumi. Dengan mengamati peran model yang baik, kita dapat belajar dari pengalaman dan kesuksesan mereka, mengadopsi sifat-sifat yang positif, dan terinspirasi untuk mencapai hal yang sama dalam hidup kita. Peran model juga dapat memberikan kita motivasi dan dukungan yang diperlukan untuk mencapai tujuan dan aspirasi kita.
  • Keenam, motivasi diri dan komitmen juga merupakan faktor yang penting dalam membentuk pribadi yang bernilai tinggi. Tanpa adanya motivasi dan komitmen yang kuat, kita mungkin menjadi pasif dan tidak memiliki tujuan dalam hidup. Motivasi dan komitmen yang tinggi mendorong kita untuk mengambil tindakan positif, mengatasi rintangan, dan mengembangkan kemampuan kita. Merupakan sikap yang diperlukan untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari.

Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP.
Sumber Gambar : Dok. Humas MI AMJP.

Jadi, pada akhirnya, pada saat kita menjalani kehidupan sehari-hari, kita dapat belajar banyak dari akhlaq Nabi Muhammad yang mulia. Meneladani kemurahan hati, kesabaran, keadilan, etika berbicara, dan kejujuran merupakan langkah penting menuju pribadi yang bertanggung jawab dan bertanggung jawab. Menjadi pribadi yang bernilai tinggi adalah proses yang berkelanjutan dan membutuhkan usaha konstan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali lingkungan kita, nilai-nilai yang kita anut, pendidikan dan pengetahuan, pengalaman hidup, peran model, dan motivasi diri yang kuat untuk mencapai kepribadian yang bernilai tinggi ?! Wallahu A'lamu Bishshawwab.

Bekasi, 21 Oktober 2023.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun