Mohon tunggu...
Yuntha Bimantara
Yuntha Bimantara Mohon Tunggu... Ilmuwan - Mahasiswa Magister, Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara

Asisten Riset Penelitian Mangrove Monitoring Extent Service, What is Controlling Tipping Points? Alumni S1 Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Peta Rawan Bencana Kabupaten Mandailing Natal

16 Mei 2020   22:47 Diperbarui: 17 Mei 2020   00:56 474
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kabupaten Mandailing Natal mengalami kejadian bencana alam banjir bandang pada tahun 2019. Berikut peta lokasi banjir bandang dan daerah yang terdampak banjir di Kabupaten Mandailing Natal.

Kejadian banjir bandang di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal yang terjadi pada tahun 2009. Sebanyak 15 orang tewas dan 25 orang lainnya dinyatakan hilang.

Lima desa yang terendam banjir adalah Rantau Panjang, Lubuk Kapundung,  Sale Baru, Tabilang Julu, dan Manuncang. Kejadian banjir bandang di Kabupaten Mandailing Natal juga terjadi di tahun 2018. Beberapa kecamatan yang terdampak adalah Kecamatan Natal, Lingga Bayu, Muara Batang Gadis, Naga Juang, Panyambungan Utara, Bukit Malintang, Ulu Pungkut, Kota Nopan dan Batang Natal. Sebanyak 17 orang meninggal dunia, sementara kerusakan yang timbul akibat banjir ini yaitu 19 rumah rusak berat dan 22 rumah lainnya hanyut.

Akibatnya, lebih dari 500 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya dan kantor balai desa. Selain itu, tiga unit bangunan fasilitas umum juga rusak berat.

Bencana yang dominan terjadi di Kabupaten Mandailing Natal yakni bencana banjir bandang. Hal ini disebabkan oleh yang pertama intensitas curah hujan yang tinggi, menurut BMKG, curah hujan yang tinggi berasal dari adanya konvergensi dan gangguan berupa badai tropis dan sirkulasi Eddy di perairan Sumatera Utara dari laut Cina Selatan sehingga membentuk awan konvektif penyebab hujan lebat. Banjir bandang terjadi karena jebolnya bendungan air yang terbentuk karena longsor.

peta-dampak-bencana-5ec00b1b097f361f8130a352.jpg
peta-dampak-bencana-5ec00b1b097f361f8130a352.jpg
Kecamatan yang paling berpotensi mengalami bencana banjir paling tinggi yaitu Kecamatan Muara Batang Gadis, dimana terdapat lima desa yang paling berisiko terdampak banjir bandang yaitu: Desa Rantau Panjang, Desa Lubuk Kapundung, Desa Sale Baru, Desa Tabilang Julu, dan Desa Manuncang. Hal ini disebabkan letak geografis lima desa tersebut berada di aliran Sungai Batang Gadis.

Mitigasi bencana banjir yang dapat dilakukan pada daerah Kabupaten Mandailing Natal yaitu:

  • Penataan daerah aliran sungai secara terpadu dan sesuai fungsi lahan.
  • Pembangunan sistem pemantauan dan peringatan dini di bagian sungai yang sering menimbulkan banjir.
  • Tidak membangun rumah dan permukiman di bantaran sungai.
  • Tidak membuang sampah ke dalam sungai dan rutin mengadakan program pengerukan sungai.
  • Pemasangan pompa untuk daerah yang lebih rendah dari permukaan laut.
  • Program penghijauan daerah hulu sungai harus selalu dilaksanakan, dibarengi pengurangan aktivitas di bagian sungai rawan banjir.

Referensi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2018. Info Bencana; Informasi Kebencanaan Bulanan Teraktual. Edisi Oktober 2018. Diakses dari bnpb.go.id

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. 2012. Edukasi Bencana; Mitigasi Bencana Banjir. Diakses dari bpbd.jakarta.go.id

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun