Pada suatu pagi, anak saya meminta dibuatkan bekal sosis goreng. Katanya biar irit nggak jajan terus. Irit dari mana? Lha wong uang jajan masih dipinta. Saat saya tanya, begini penjelasannya.
"Sangu nggo jajan sithik, terus sisane ditabung. Ngono lho Buk."
Katanya, uang buat jajan sedikit, lalu sisanya bakal ditabung. Begitu. Saya sih seneng-seneng saja mendengar alasan. Â
Dan, memang benar. Sewaktu saya cek di tempat Nak Nang menyimpan uang, ada pecahan ribuan uang kertas. Jadi, selagi ia minta kedua bekal, saya tidak mempermasalahkan.Â
***
Siapa yang tidak mengenal jenis sosis? Hampir semua kalangan mengetahui pula menyukai.
Sosis berbahan daging yang digiling, dibumbui, lalu diolah sedemikian rupa hingga berbentuk penganan siap diolah dengan beragam cara. Salah satunya digoreng.
Sosis goreng menjadi salah satu cemilan yang pas untuk bekal maupun pendamping nasi hangat. Sesuai selera anak saya.Â
Berbekal makanan garingan(nasi lauk tanpa sayur) bakal menambah selera makannya. Saya pun lega jika anak membawa bekal.
Karena dengan makan yang cukup, anak akan fokus menerima proses pembelajaran. Selain itu, saat mengolah jenis makanan tersebut tidaklah sulit.
Tinggal sobek kemasan, kerat sosisnya, lalu digoreng. Menu pun siap disantap.
Dan, bagi yang suka pedas, saat menikmati sosis goreng bisa dicocol dengan saus pedas. Hmmm... bakal menambahkan rasa kian nikmat. Itu sih, kata Nak Nang.
Awalnya tidak percaya dengan ucapan Nak Nang. Sebab lidah belum mencicipi. Namun, setelah menyantap sedikit, beneran. Rasane enak tenan, hehe....
Sosis bagi Nak Nang terkadang dijadikan toping telur dadar hingga taburan mie goreng.
Lantas, Bagaimana cara mengolahnya?
Pada umumnya, setelah sosis dikeluarkan dari pembungkus kemudian dipotong tipis menyerupai uang koin. Bisa juga dikerat membentuk spiral, atau melingkar sesuai selera kita. Selanjutnya baru digoreng.
Awal menggoreng sosis hanya dikerat melingkar agar lebih cepat mengolahnya. Pula durasi menggoreng pun kurang lama. Maka sosis cepat lembek.
Terang olahan tersebut kurang menarik di hati anak saya. Bahkan ia berkomentar begini;
"Model-le sosis kok jadul men, Buk. Kudu gawe tutorial iki."Â
Katanya, model sosis sudah ketinggalan zaman dan ingin memberi sebuah tutorial. Mendengarnya saya saya dibuat mesam-mesem alias senyum-senyum.Â
Benar adanya. Selang sehari, ia mengambil beberapa papan sosis, lalu memotong menjadi lima bagian. Kemudian setiap kepingan sosis dibelah menjadi empat menyerupai kuncup bunga.
Saya kembali tersenyum melihat aksinya di dapur, layaknya seorang chef memeragakan teknik memasak.
Anda penasaran?
Mabar yuk! Masak bareng, yuk!
Cara Menggoreng Sosis agar Tidak Mudah Lembek, Tampilan pun Menarik
Bahan utama:
4 batang sosis daging ayam
Minyak goreng secukupnya
Cara Mengolah
1.Kupas kulit sosis, lalu potong menjadi 5 bagian. Masing-masing potongan sosis dibelah lagi menjadi empat bagian seperti gambar di atas.
Saat membelah sosis usahakan jangan sampai putus. Langkah ini supaya gorengan bisa membentuk bunga mekar.
2.Panaskan minyak dalam wajan, setelah panas merata, masukkan potongan sosis ke dalam wajan. Balik-balik agar dua sisi berwarna kuning kecokelatan. Setelah matang, angkat dan tiriskan.
3. Terakhir, ambil piring alasi dengan tisu makan, tuang sosis goreng ke dalamnya. Hidangan pun siap disantap. Sehubungan makanan dijadikan bekal, maka saya pindahkan di kotak makanan.
Kata anak saya, jika menggoreng sosis seperti itu, setiap keping sosis tidak lembek, gorengan mampu bertahan mengembang atau mekar dalam beberapa jam. Dalam hati, saya acungi jempol kepiawaian Nak Nang. Ternyata saya dikalahkannya. Hehe...
Belajar dari anak, kenapa tidak?
Saya sih, tidak masalah jika harus belajar dari anak. Jika semua demi kebaikan kenapa tidak? Jadi tidak ada salahnya jika kita belajar dan belajar dari siapapun meski sebenarnya kita tidak belia. Dengan demikian bisa menambah wawasan.
Nah, itulah tips menggoreng sosis agar tampilan menarik lagi tetap mekar. Semoga bermanfaat. Salam kuliner.
***
#TipsMenggorengSosis
#SosisGorengTetapMekar
#KreasiDapurYuliyanti
#Tulisanke-507
#Klaten,14 Oktober2023
#MenulisdiKompasiana
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H