Kedatangan kami disambut di base camp sebelum diajak berkeliling kampung melihat apa saja yang ada di Kampung Glintung Go Green.
Ide untuk membuat gerakan 3G berawal dari Ir. Hj. Bambang irianto  ketua RW 23.
Menurut Pak Bambang sebelum tahun 2012 Glintung adalah kampung yang kumuh dan sering terjadi banjir.
Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan gerakan penghijauan dan gerakan menabung air (gemar).
Penghijauan mulai  dilakukan pada bulan Februari 2012, dan gerakan  menabung air salah satunya dilakukan dengan membuat banyak biopori. Ada sekitar 650 biopori di kampung 3G ini.
Meskipun di awal gagasan Pak Bambang ini banyak ditertawakan orang sekitarnya, namun seiring berjalannya waktu warga mulai memberikan dukungan, lebih- lebih setelah warga bisa merasakan berbagai manfaat dari penghijauan dan gerakan menabung air ini.
Manfaaat yang paling dirasakan warga adalah suasana  kampung yang lebih asri dan suhu udara  menjadi lebih sejuk karena oksigen yang dihasilkan oleh tanaman penghijauan yang di tanam di lorong- lorong dan di sekitar rumah warga.
Pak Bambang juga meminta warga  sekitar untuk menanam tanaman supaya jika terjadi hujan  air tidak menggenang sehingga kampung ini terbebas dari banjir.
Selain itu pada  warga juga diminta  untuk mendaur ulang dan menggunakan barang bekas yang tidak terpakai seperti botol plastik kaleng, dan barang barang bekas yang bisa digunakan kembali.
Adanya penghijauan, gerakan menabung air, juga kreativitas warga, membuat di kampung 3G sering menjadi daerah  tujuan wisata edukasi utamanya yang berkaitan dengan lingkungan.