Setelah itu diawal tahun 2021, pelatih K. Rajagopal 64 tahun menjadi pelatih tim Brunei.
Memimpin tim Brunei dianggap sebagai tantangan terbesar dalam karir Pelatih K. Rajagopal
NFABD yang pernah sukses jadi pelatih di Malaysia.
Pelatih K. Rajagopal menjabarkan roadmap perbaikan sepak bola Brunei, meningkatkan performanya.
Namun tanggal 22 Januari 2021 Asosiasi Sepak Bola Brunei (FABD) mengumumkan pemutusan kontrak lebih awal dengan pelatih Rajagobal Krishnasamy.
Kontrak seharusnya  hingga 2023, tetapi harus segera berpisah setelah kurang dari setahun.
Alasannya  wabah Covid-19, kejuaraan nasional tidak bisa berlangsung, jadi kontraknya dihentikan tiba tiba.
Kini Brunei merekrut pelatih dari Spanyol Mario Rivera agar lebih bersinar Â
Mario berhasil dengan gemilang memoles pemain  menjadikan Brunei menang besar  atas Timor Leste untuk masuk ke kompetisi AFF 2022.
Di pertandingan babak kualifikasi Piala AFF 2022,  Timor Leste kalah  telak 6-2 untuk Brunei.
Brunei maju ke AFF 2022 ke Grup A bersama Indonesia, Thailand, Philipina dan Kamboja.
Sayangnya masih belum banyak berbuat karena dikalahkan Thailand  5-0 dan dibantai Philipina 5-1 di AFF 2022. dan menunggu juga dikalahkan Indonesia.
Tanggal 26 Desember 2022 akan berhadapan dengan tim kuat Indonesia yang diperkirakan juga akan menang melawan Brunei Darusalam .
Sekali lagi menurut saya, cukup sulit untuk menangani tim Brunei meski pelatih bagus tapi pemain kurang berbakat tidak ada artinya
Cukup banyak pemain berbakat di negara tetangga  sama dengan adat kebiasaan dan agama dan Brunei lebih dari mampu.