Mohon tunggu...
YUDI M RAMID
YUDI M RAMID Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penulis

Dari pekerja medis ke Asuransi dan BUMN....

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop Pilihan

Dari Maladewa, Presiden Sri Lanka ke Singapura, Apa yang Terjadi?

17 Juli 2022   17:27 Diperbarui: 17 Juli 2022   17:35 234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa, ke Singapura ketika protes meningkat dan ancaman keamanan. Foto: AP/republicworld.com

Bagaimana suatu negara dinyatakan bangkrut, itu dapat dilihat di Sri Lanka. Ketika pemerintahnya tidak mampu membayar kembali pinjaman atau angsuran utang ke negara lain atau organisasi internasional tepat waktu. 

Sri Lanka  hingga Mei 2022 harus membayar (mengansur) utang sebesar $708 juta.Namun Sri Lanka tidak berhasil melakukannya. 

Presiden Sri Lanka dibawah tekanan rakyatnya memutuskan
melarikan diri ke Maladewa.
Presiden setelah itu dinyatakan
terbang lagi ke Singapura. Kenapa itu terjadi. Ternyata Presiden tidak aman di Maladewa.

Di Maladewa orang-orang negara tersebut meminta tidak memberinya tempat berlindung .

Para ekspatriat Sri Lanka juga membawa bendera dan plakat, mengecam presiden dan meminta Maladewa tidak mengizinkan.

Akhirnya Presiden memutuskan melarikan diri lagi ke Singapura.

Tiba di Singapura, Presiden mengirim email pengunduran dirinya pada hari Kamis.
Singapura mengizinkan Presiden masuk dalam kunjungan pribadi. Tidak ada (permintaan) suaka ujar Singapura.

Di Sri Lanka  parlemen akan mengumumkan dalam tiga hari ke depan. Mantan menteri keuangan Basil Rajapaksa atau adik Prediden yang sebelumnya dikabarkan melarikan diri, ternyata masih ada di Sri Lanka.

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa, ke Singapura ketika protes meningkat dan ancaman keamanan. Foto: AP/republicworld.com
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa, ke Singapura ketika protes meningkat dan ancaman keamanan. Foto: AP/republicworld.com
Presiden Gotabaya Rajapaksa yang melarikan diri sehari sebelumnya  gagal mengundurkan diri seperti yang dijanjikan - dan selanjutnya membuat marah publik dengan menjadikan perdana menterinya sebagai pemimpin.

Pengunjuk rasa  dari kantor Presiden menduduki kantor PM Sri lanka dan pasukan militer dan polisi berdiri dengan senjata diturunkan.

Para pendemo dikantor Perdana Menteri berteriak. Mengecam dan mengancam Presiden.

Sebuah helikopter militer terbang rendah namun tidak melakukan apa  apa. Gas air mata  tidak menghalangi para pengunjuk rasa memanjat gerbang dan membuka pintu gerbang.

Warga  yang simpati membantu pengunjuk rasa dengan melemparkan botol air mineral ke kerumunan.

Para pengunjuk rasa saling mencuci muka, membagikan air, dan bahkan menawarkan botol kepada tentara yang berjaga di tembok.

Keluar dari setiap jendela dan naik ke balkon yang terletak di lantai dua. Di dalam gedung, ruang pertemuan  gambar  pejabat internasional yang pernah berkunjung,  Ratu dan Pangeran Charles dari Inggris, dipenuhi  pengunjuk rasa .

Mereka  bernyanyi, berteriak dan memanjat ke meja dan kursi. Tepat di luar pintu,  tentara bersenjata menyaksikan  ketika orang-orang di sekitar mereka bersantai di sofa dan mengambil swafoto.

Tidak Mungkin Membaik Secara dramatis tapi Sri Lanka membuka jalan pembentukan pemerintahan semua partai. Foto: PTI/India. 
Tidak Mungkin Membaik Secara dramatis tapi Sri Lanka membuka jalan pembentukan pemerintahan semua partai. Foto: PTI/India. 

Malahan para kelompok-kelompok pengunjuk rasa dibawa masuk tentara secara berkala,  mengambil gambar swafoto.

Di halaman luar, orang-orang berbaring di rumput dan menginjak-injak petak bunga.
Seseorang mengeluarkan drum dan menggebuknya sesuai ritme,
 
"  Kami sekarang membutuhkan pemimpin yang jujur untuk membangun Sri Lanka."

Menurut pengamatan, tak ada peluru tajam yang ditujukan ke pengunjuk rasa. Kini mereka mulai bersahabat atau juga bingung akan masa depan negeri itu.

Unjuk rasa Sri Lanka sekarang mungkin menang, tapi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Ini mengingatkan kita pada demo krisis bulan Mei tahun 1998 namun disini tidak ada peluru tajam yang ditembakkan. Peringatan bagi pemerintah yang berkuasa tapi lalai dan kekuatan rakyat tak bisa dihambat.

Krisis ekonomi yang terjadi akibat hutang dan salah pengelolaan negara.

Semoga Sri Lanka segera terlepas dari krisis setelah pemerintahan berganti.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Vox Pop Selengkapnya
Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun