Bismillahirrahmanirrahim.
Tepat hari ini, 17 Agustus 2024, negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia, berulang tahun yang ke-79. Untuk merayakannya, kita akan melakukan sesuatu yang agak berbeda sedikit.
Nampaknya Anda menyukai kumpulan postingan di serial "Kenali Jakartamu" saya untuk merayakan ulang tahun Kota Jakarta yang ke-497 tahun ini. Dan selama 38 hari ke depan, kita akan merayakan Indonesia dengan berjalan-jalan keliling Indonesia... lewat serial "Kenali Indonesiamu". Kita akan meneroka ke-38 provinsi di Indonesia dari Aceh hingga Papua Selatan, secara detail, lebih detail daripada yang kita pelajari di sekolah dan yang kita baca di atlas dan internet.
Kita mulai perjalanan keliling Indonesia kita dengan perjalanan ke Aceh.
Provinsi Aceh terletak di Pulau Sumatera, pulau terbesar keenam di dunia. Provinsi ini berbatasan dengan Teluk Benggala dan Laut Andaman di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Provinsi Sumatera Utara di sebelah tenggara dan selatan. Ibukotanya adalah Banda Aceh. Aceh terdiri atas 18 kabupaten dan 5 kota.
Aceh termasuk daerah istimewa dan diberi kewenangan otonomi khusus yang diatur tersendiri karena alasan sejarah. Dua kerajaan Islam paling awal di Indonesia, yaitu Kesultanan Samudra Pasai dan Kesultanan Aceh, terletak di sini. Aceh juga dikenal sebagai provinsi yang sangat konservatif; provinsi ini adalah satu-satunya di Indonesia di mana hukum syariat diimplementasikan secara penuh.
Pada tanggal 26 Desember 2004, Aceh diterjang tsunami. Tsunami tersebut menewaskan atau menghilangkan sebanyak 170.000 jiwa. Hingga kini, peristiwa tersebut termasuk salah satu peristiwa paling memilukan dalam sejarah kontemporer Indonesia.
Aceh dijuluki "Serambi Makkah" karena pada puncak kejayaan Kesultanan Aceh pada permulaan abad ke-17, saat Sultan Iskandar Muda sedang memerintah, pengaruh agama dan kebudayaan Islam begitu besar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh. Sebanyak 98,6% penduduk Aceh memang menganut agama Islam, dan sisanya Kristen dan Buddha.
Sekarang kita akan lihat kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Ada 18 kabupaten dan 5 kota yang membentuk provinsi ini.
** KABUPATEN **
1. Kabupaten Aceh Barat (Meulaboh):
- Kecamatan Arongan Lambalek
- Kecamatan Bubon
- Kecamatan Johan Pahlawan
- Kecamatan Kaway XVI
- Kecamatan Meureubo
- Kecamatan Pante Ceureumen
- Kecamatan Panton Reu
- Kecamatan Samatiga
- Kecamatan Sungai Mas
- Kecamatan Woyla
- Kecamatan Woyla Barat
- Kecamatan Woyla Timur
- Kecamatan Babah Rot
- Kecamatan Blangpidie
- Kecamatan Jeumpa
- Kecamatan Kuala Batee
- Kecamatan Lembah Sabil
- Kecamatan Manggeng
- Kecamatan Setia
- Kecamatan Baitussalam
- Kecamatan Blang Bintang
- Kecamatan Darul Imarah
- Kecamatan Darul Kamal
- Kecamatan Darussalam
- Kecamatan Indrapuri
- Kecamatan Ingin Jaya
- Kecamatan Kota Jantho
- Kecamatan Krueng Barona Jaya
- Kecamatan Kuta Baro
- Kecamatan Kuta Cot Glie
- Kecamatan Kuta Malaka
- Kecamatan Lembah Seulawah
- Kecamatan Leupung
- Kecamatan Lhoknga
- Kecamatan Lhoong
- Kecamatan Mesjid Raya
- Kecamatan Montasik
- Kecamatan Peukan Bada
- Kecamatan Pulo Aceh
- Kecamatan Seulimeum
- Kecamatan Simpang Tiga
- Kecamatan Suka Makmur
4. Kabupaten Aceh Jaya (Calang):
- Kecamatan Darul Hikmah
- Kecamatan Indra Jaya
- Kecamatan Jaya
- Kecamatan Krueng Sabee
- Kecamatan Panga
- Kecamatan Pasie Raya
- Kecamatan Sampoiniet
- Kecamatan Setia Bhakti
- Kecamatan Teunom
- Kecamatan Bakongan
- Kecamatan Bakongan Timur
- Kecamatan Kluet Utara
- Kecamatan Kluet Selatan
- Kecamatan Kluet Tengah
- Kecamatan Kluet Timur
- Kecamatan Kota Bahagia
- Kecamatan Labuhan Haji
- Kecamatan Labuhan Haji Barat
- Kecamatan Labuhan Haji Timur
- Kecamatan Meukek
- Kecamatan Pasie Raja
- Kecamatan Sama Dua
- Kecamatan Sawang
- Kecamatan Tapak Tuan
- Kecamatan Trumon
- Kecamatan Trumon Tengah
- Kecamatan Trumon Timur
- Kecamatan Danau Paris
- Kecamatan Gunung Meriah
- Kecamatan Kota Baharu
- Kecamatan Kuala Baru
- Kecamatan Pulau Banyak
- Kecamatan Pulau Banyak Barat
- Kecamatan Simpang Kanan
- Kecamatan Singkil
- Kecamatan Singkil Utara
- Kecamatan Singkohor
- Kecamatan Suro Makmur
7. Kabupaten Aceh Tamiang (Kualasimpang):
- Kecamatan Banda Mulia
- Kecamatan Bandar Pusaka
- Kecamatan Bendahara
- Kecamatan Karang Baru
- Kecamatan Kejuruan Muda
- Kecamatan Kota Kualasimpang
- Kecamatan Manyak Payed
- Kecamatan Rantau
- Kecamatan Sekerak
- Kecamatan Seruway
- Kecamatan Tamiang Hulu
- Kecamatan Tenggulun
8. Kabupaten Aceh Tengah (Takengon):
- Kecamatan Atu Lintang
- Kecamatan Bebesen
- Kecamatan Bles
- Kecamatan Bintang
- Kecamatan Celala
- Kecamatan Jagong Jeget
- Kecamatan Kebayakan
- Kecamatan Ketol
- Kecamatan Kute Panang
- Kecamatan Laut Tawar
- Kecamatan Linge
- Kecamatan Pegasing
- Kecamatan Rusip Antara
- Kecamatan Silih Nara
- Kecamatan Badar
- Kecamatan Babussalam
- Kecamatan Bambel
- Kecamatan Babul Makmur
- Kecamatan Babul Rahmah
- Kecamatan Bukit Tusam
- Kecamatan Darul Hasanah
- Kecamatan Deleng Phokisen
- Kecamatan Ketambe
- Kecamatan Lawe Alas
- Kecamatan Lawe Bulan
- Kecamatan Lawe Sigala-gala
- Kecamatan Lawe Sumur
- Kecamatan Leuser
- Kecamatan Semadam
- Kecamatan Tanah Alas
10. Kabupaten Aceh Timur (Idi Rayeuk):
- Kecamatan Banda Alam
- Kecamatan Birem Bayeun
- Kecamatan Darul Aman
- Kecamatan Darul Falah
- Kecamatan Darul Ihsan
- Kecamatan Idi Rayeuk
- Kecamatan Idi Timur
- Kecamatan Idi Tunong
- Kecamatan Indra Makmur
- Kecamatan Julok
- Kecamatan Madat
- Kecamatan Nurussalam
- Kecamatan Pante Beudari
- Kecamatan Peudawa
- Kecamatan Peureulak
- Kecamatan Peureulak Barat
- Kecamatan Peureulak Timur
- Kecamatan Peunaron
- Kecamatan Rantau Peureulak
- Kecamatan Rantau Selamat
- Kecamatan Serbajadi
- Kecamatan Simpang Jernih
- Kecamatan Simpang Ulim
- Kecamatan Sungai Raya
- Kecamatan Baktiya
- Kecamatan Baktiya Barat
- Kecamatan Banda Baro
- Kecamatan Cot Girek
- Kecamatan Dewantara
- Kecamatan Geureudong Pase
- Kecamatan Kuta Makmur
- Kecamatan Langkahan
- Kecamatan Lapang
- Kecamatan Lhoksukon
- Kecamatan Matangkuli
- Kecamatan Meurah Mulia
- Kecamatan Muara Batu
- Kecamatan Nibong
- Kecamatan Nisam
- Kecamatan Nisam Antara
- Kecamatan Paya Bakong
- Kecamatan Pirak Timur
- Kecamatan Samudera
- Kecamatan Sawang
- Kecamatan Seunuddon
- Kecamatan Simpang Kramat
- Kecamatan Syamtalira Aron
- Kecamatan Syamtalira Bayu
- Kecamatan Tanah Jambo Aye
- Kecamatan Tanah Luas
- Kecamatan Tanah Pasir
12. Kabupaten Bener Meriah (Simpang Tiga Redelong):
- Kecamatan Bandar
- Kecamatan Bener Kelipah
- Kecamatan Bukit
- Kecamatan Gajah Putih
- Kecamatan Mesidah
- Kecamatan Permata
- Kecamatan Pintu Rime Gayo
- Kecamatan Syiah Utama
- Kecamatan Timang Gajah
- Kecamatan Wih Pesam
13. Kabupaten Bireuen (Bireuen):
- Kecamatan Gandapura
- Kecamatan Jangka
- Kecamatan Jeumpa
- Kecamatan Jeunieb
- Kecamatan Juli
- Kecamatan Kota Juang
- Kecamatan Kuala
- Kecamatan Kuta Blang
- Kecamatan Makmur
- Kecamatan Pandrah
- Kecamatan Peudada
- Kecamatan Peulimbang
- Kecamatan Peusangan
- Kecamatan Peusangan Selatan
- Kecamatan Peusangan Siblah Krueng
- Kecamatan Samalanga
- Kecamatan Simpang Mamplam
14. Kabupaten Gayo Lues (Blangkejeren):
- Kecamatan Blang Jerango
- Kecamatan Blang Pegayon
- Kecamatan Blangkejeren
- Kecamatan Dabun Gelang
- Kecamatan Kuta Panjang
- Kecamatan Pantan Cuaca
- Kecamatan Pining
- Kecamatan Putri Betung
- Kecamatan Rikit Gaib
- Kecamatan Terangun
- Kecamatan Tripe Jaya
15. Kabupaten Nagan Raya (Suka Makmue):
- Kecamatan Beutong
- Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang
- Kecamatan Darul Makmur
- Kecamatan Kuala
- Kecamatan Kuala Pesisir
- Kecamatan Seunagan
- Kecamatan Seunagan Timur
- Kecamatan Suka Makmue
- Kecamatan Tadu Raya
- Kecamatan Tripa Makmur
- Kecamatan Batee
- Kecamatan Delima
- Kecamatan Geumpang
- Kecamatan Geulumpang Tiga
- Kecamatan Glumpang Baro
- Kecamatan Grong Grong
- Kecamatan Indra Jaya
- Kecamatan Kembang Tanjong
- Kecamatan Keumala
- Kecamatan Kota Sigli
- Kecamatan Mane
- Kecamatan Mila
- Kecamatan Muara Tiga
- Kecamatan Mutiara
- Kecamatan Mutiara Timur
- Kecamatan Padang Tiji
- Kecamatan Peukan Baro
- Kecamatan Pidie
- Kecamatan Sakti
- Kecamatan Simpang Tiga
- Kecamatan Tangse
- Kecamatan Tiro
- Kecamatan Titeue
17. Kabupaten Pidie Jaya (Meureudu):
- Kecamatan Bandar Baru
- Kecamatan Bandar Dua
- Kecamatan Jangka Buya
- Kecamatan Meurah Dua
- Kecamatan Meureudu
- Kecamatan Panteraja
- Kecamatan Trienggadeng
- Kecamatan Ulim
18. Kabupaten Simeulue (Sinabang):
- Kecamatan Alafan
- Kecamatan Salang
- Kecamatan Simeulue Barat
- Kecamatan Simeulue Cut
- Kecamatan Simeulue Tengah
- Kecamatan Simeulue Timur
- Kecamatan Teluk Dalam
- Kecamatan Teupah Barat
- Kecamatan Teupah Selatan
- Kecamatan Teupah Tengah
** KOTA **
19. Kota Banda Aceh:
- Kecamatan Baiturrahman
- Kecamatan Banda Raya
- Kecamatan Jaya Baru
- Kecamatan Kuta Alam
- Kecamatan Kuta Raja
- Kecamatan Lueng Bata
- Kecamatan Meuraxa
- Kecamatan Syiah Kuala
20. Kota Langsa:
- Kecamatan Langsa Barat
- Kecamatan Langsa Baro
- Kecamatan Langsa Kota
- Kecamatan Langsa Lama
- Kecamatan Langsa Timur
21. Kota Lhokseumawe:
- Kecamatan Banda Sakti
- Kecamatan Blang Mangat
- Kecamatan Muara Dua
- Kecamatan Muara Satu
22. Kota Sabang:
- Kecamatan Sukajaya
- Kecamatan Sukakarya
- Kecamatan Sukamakmue
23. Kota Subulussalam:
- Kecamatan Longkib
- Kecamatan Penanggalan
- Kecamatan Rundeng
- Kecamatan Simpang Kiri
- Kecamatan Sultan Daulat
Dan itu dia, 23 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh.
Aceh dihuni oleh pelbagai suku bangsa, namun yang utama adalah suku Aceh, suku Alas, suku Gayo, dan suku Tamiang. Kita akan mengenal lebih jauh tentang mereka.
Suku Aceh mendiami sebagian besar Provinsi Aceh. Mereka menganut agama Islam dan berbahasa Aceh sebagai bahasa daerah sehari-hari. Tidak semua orang Aceh bergelar Teuku atau Cut, namun mereka yang memiliki gelar tersebut berarti mereka keturunan bangsawan. Mereka masih melestarikan budaya mereka seperti tari seudati dan tari rateb meuseukat.
Suku Alas hidup di daerah Tanah Alas di Kabupaten Aceh Tenggara. Suku ini dikelompokkan ke dalam rumpun Batak utara. Mereka berbahasa Alas sebagai bahasa daerah. Bahasa Alas memiliki kemiripan dalam hal kosakata dengan bahasa Karo yang dituturkan oleh orang Karo di Sumatera Utara.
Suku Gayo mendiami Dataran Tinggi Gayo yang meliputi wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Gayo Lues. Beberapa sebaran suku ini juga mendiami Kabupaten Aceh Tenggara. Mereka berbahasa Gayo.
Jika Anda suka minum kopi, perhatikan baik-baik kopi apa yang Anda minum; bisa saja Anda meminum kopi gayo. Masyarakat Gayo memang bertani kopi sebagai komoditas utama. Tari saman yang terkenal, sebenarnya bukan dari suku Aceh melainkan suku Gayo. Ini adalah hal yang baru saya ketahui sekarang.
Dan suku Tamiang atau Melayu Tamiang adalah rumpun suku Melayu yang mendiami Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Langkat di Sumatera Utara. Mereka berbahasa Tamiang dan budaya mereka masih terpengaruh budaya Melayu.
Setiap provinsi di Indonesia pasti memiliki rumah adat tersendiri. Masyarakat Aceh memiliki rumah adat yang dinamakan Krong Bade. Di bawah ini adalah gambar rumah Krong Bade yang saya gambar sendiri di Adobe Photoshop, beserta deskripsi rumah tersebut.
Setiap provinsi juga memiliki senjata tradisional sendiri. Senjata tradisional Provinsi Aceh adalah rencong, sejenis pisau berbentuk huruf L. Rencong merupakan simbol identitas diri, keberanian, dan ketangguhan suku Aceh, dan menurut catatan sejarah digunakan pada masa Kesultanan Aceh sejak masa pemerintahan Sultan Ali Mughayat Syah.
Dari segi kesenian, Indonesia lekat dengan musik dan tari. Alat musik yang terkenal dari Aceh adalah geundrang, rapai, canang, dan serune kalee. Berikut adalah video dari keempat alat musik tersebut:
Tarian tradisional Aceh yang terkenal di antaranya adalah tari saman, tari seudati, dan tari meuseukat. Inilah video dari ketiga tarian tradisional tersebut:
Aceh juga punya lagu tradisional yang semua orang di sana tahu, yaitu "Bungong Jeumpa". Bungong Jeumpa berarti bunga cempaka, yaitu bunga yang sangat terkenal di Aceh. Bunga cempaka adalah flora khas Aceh.
Makanan khas Aceh juga tak kalah enak. Untuk makanan berat, kita bisa menyantap mie aceh dan martabak aceh yang terkenal itu. Untuk minuman, mereka punya kopi tarik, yang cara penyajiannya sama dengan teh tarik namun menggunakan kopi. Dan untuk kudapan, ada kue tradisional yaitu timphan. Tetapi kita tidak perlu jauh-jauh ke Aceh untuk menyantap makanan-makanan tersebut; saat ini dapat dijumpai restoran-restoran Aceh di kota-kota besar, seperti Bandung, Jakarta, Jogja, Surabaya, dll.
Bagaimana dengan cerita rakyat Aceh? Setiap provinsi di Indonesia memiliki cerita rakyat sendiri. Saya bahkan punya buku kumpulan cerita daerah yang saya masih simpan dengan baik sampai sekarang. Salah satu cerita rakyat Aceh yang terkenal adalah cerita tentang Putri Pukes dan Danau Laut Tawar. Alkisah, Putri Pukes adalah putri kerajaan berparas cantik yang jatuh cinta seorang pemuda dari kerajaan tetangga. Namun, ayah-ibunya tidak setuju Putri Pukes berhubungan dengan pemuda tersebut karena sang pemuda bukanlah keturunan bangsawan, melainkan rakyat biasa.
Akan tetapi, terdorong oleh rasa cintanya yang sangat terhadap pemuda tersebut, Putri Pukes bersikeras ingin menikah dengan pemuda tersebut hingga luluhlah hati kedua orangtuanya. Akhirnya mereka menikah dan Putri Pukes memutuskan menetap di rumah sang suami. Sebelum melepas kepergian putrinya, orangtua Putri Pukes berpesan apabila sudah meninggalkan kerajaan, jangan sekali-sekali menengok ke arah belakang. Mirip dengan kisah Orfeus dan Euridike dalam sastra Yunani.
Singkat cerita, Putri Pukes dan suaminya dikawal oleh prajurit kerajaan suruhan ayahnya. Oleh karena pada saat itu pengantin pria dan wanita tidak boleh berduaan dalam perjalanan menuju rumah baru, rombongan Putri Pukes berangkat melewati lereng gunung yang letaknya tidak jauh dari pinggiran Danau Laut Tawar. Di tengah perjalanan, Putri Pukes merasa seperti mendengar suara ibunya, oleh karena itu dia melanggar pesan ibunya dengan menoleh ke belakang. Tiba-tiba hujan turun. Putri Pukes berteduh di sebuah gua, sedangkan para prajurit berteduh di bawah pepohonan.
Ketika hujan berhenti, para prajurit mendapati Putri Pukes telah berubah menjadi batu karena melanggar nasihat ibunya. Batu tersebut kini menjadi bagian dari objek wisata Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah.
Pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Aceh adalah:
- Teuku Umar
- Cut Nyak Dhien
- Cut Nyak Meutia
- Teuku Cik Di Tiro
Sebelum kita tutup...
Saya saat ini sedang dalam tahap awal proses penggarapan cerbung "A Musical Revolution 3" untuk tahun depan. Ketika para anggota Weeekly melakukan fieldtrip ke region Baruna untuk tugas sekolah, Isa, sahabat Jiyoon, ikut dengan mereka. Guna menyelamatkan Observatorium Baruna, tempat kerja Profesor Kris Tomahu, dari polusi cahaya karena upaya saingannya, Tigor Sihombing, dalam membangun hotel bertaraf internasional, Weeekly dan Isa akan dibantu oleh skuad perlindungan Bluebell City milik Mayor Joost Klein. Secara kolektif, Jiyoon dan Isa akan didampingi oleh divisi Indonesia yang berdiri sendiri di bawah skuad tersebut.
Dan itulah tujuan kita. Di akhir setiap episode "Kenali Indonesiamu", kita akan mengenalkan satu anggota divisi Indonesia yang mewakili provinsi tersebut. Anggota divisi Indonesia dari Aceh bernama Aisyah Zahra, seorang gadis berusia 18 tahun dari Banda Aceh. Dia berasal dari subdivisi Sumatera.
Stay tuned! Besok kita akan melanjutkan perjalanan kita ke Sumatera Utara.
Tabik,
Yudhistira Mahasena
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H