Hypnosis dan Ilmu Tentang Pikiran (serta lapisan-lapisan dibawahnya)
Dengan segala kecerdasannya Manusia menciptakan berbagai tools dan teknologi untuk mempermudah hidupnya. Dan tentu saja manusia juga menciptakan berbagai aturan, norma dan juga doktrin-doktrin yang ada.
Semua dibuat dengan tujuan untuk mempermudah hidupnya dengan keterbatasan dari pengetahuan,pengalaman si pembuat norma dan doktrin ini dan juga bergantung situas dan kondisi lingkungan saat ini.
Salah satu temuan atau teknologi atau seni yg terkait dengan cara mengelola pikiran adalah hypnosis.
Hypnosis yang saya maksud ini adalah sebuah ilmu, teknologi atau seni untuk mengelola pikiran. Jadi apa saja yang menganalisa cara kerja pikiran dan mengelola berbagai macam aspek serta pengaruhnya pada lapisan kesadaran yg lain, inilah yang saya sebut dengan hypnosis.
Dari definisi pribadi saya tersebut di atas, maka menurut pendapat saya, semua orang sebaiknya belajar hypnosis.
Dengan belajar “hypnosis” seseorang seperti dibekali tools untuk bisa memahami cara bekerjanya pikiran, memory, emosi dan pengaruhnya pada fisik.
Dengan belajar “hypnosis” bahkan seseorang bisa dan boleh terbebas dari proses indoktrinasi yang pernah ia jalani semenjak kecil.
Bisa jadi belajar hypnosis adalah jalan spiritual juga.
Seingat saya dulu pernah ada para pemuka agama yang mengharamkan belajar hypnosis.
Dan sekarang saya mengatakan bahwa para pemuka agama yang mengharamkan hypnosis adalah orang yang paham betul-betul potensi dari belajar hypnosis memang salah satunya adalah bisa terlepas dari doktrin.