Mohon tunggu...
Yose Revela
Yose Revela Mohon Tunggu... Freelancer - Freelance

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Panggung Komedi Dua Tim Merah

5 Oktober 2020   08:20 Diperbarui: 5 Oktober 2020   08:24 167
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Judul di atas, adalah satu kesimpulan sederhana, dari performa mengerikan Liverpool dan Manchester United di pekan keempat Liga Inggris musim ini.

Hanya saja, ini mengerikan dalam arti negatif, karena mereka sama-sama kalah dengan margin lima gol. Di Old Trafford, Setan Merah dihajar 1-6 oleh Tottenham Hotspur. Di Villa Park, Aston Villa menggasak Liverpool 7-2.

Dua tim ini sama-sama tampil berantakan, jadi bulan-bulanan lawan, dan jadi bahan tertawaan. Hanya saja, situasinya cukup berbeda

Di Manchester, MU sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Fernandes di menit awal. Tapi, Spurs langsung membalas lewat aksi Tanguy Ndombele dan Son Heung-Min.

Situasi ini merusak momentum mereka, dan mental tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer semakin ambruk, setelah Anthony Martial dikartu merah wasit akibat menampar Erik Lamela.

Alhasil, tim asuhan Jose Mourinho kian merajalela. Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan dengan baik untuk mendominasi jalannya pertandingan, dan mencetak empat gol lagi lewat dwigol Harry Kane, satu gol lagi dari Son Heung-Min, dan Serge Aurier.

Di kota Birmingham, kekacauan sebetulnya sudah mengganggu Liverpool, sejak sebelum pertandingan dimulai. Cedera Alisson pada sesi latihan, ditambah Thiago Alcantara dan Sadio Mane yang sama-sama absen akibat terkena virus Corona, sukses membuat semuanya ambyar.

Di bawah mistar, Adrian yang tampil sebagai pengganti sang Brasileiro justru mengalami mimpi buruk. Diawali dengan blunder di menit awal, gol-gol lainnya mengalir begitu saja..

Di lini belakang, Virgil Van Dijk dkk terlihat tak fokus, Alhasil, Ollie Watkins mampu membuat trigol, Jack Grealish mampu membuat dwigol, dan dua gol lainnya datang lewat aksi Ross Barkley dan John McGinn.

Liverpool sebenarnya mampu memperkecil kedudukan lewat dwigol Mohamed Salah, mampu mendominasi penguasaan bola, dan membuat sejumlah peluang.

Hanya saja, penampilan disiplin lini belakang Villa membuat tim asuhan Jurgen Klopp menemui kebuntuan. Tak adanya sosok playmaker seperti Thiago, membuat dominasi Si Merah justru jadi kelemahan yang diekspos Villa habis-habisan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun