Meski tetap mempertahankan resep tradisionalnya, kue putu ayu kini juga mengalami berbagai inovasi. Beberapa variasi yang bisa ditemukan di pasaran antara lain kue putu ayu dengan tambahan rasa seperti cokelat, stroberi, atau matcha. Ada juga yang mengkreasikan bentuk dan warna agar lebih menarik, seperti menggunakan cetakan karakter atau mencampurkan warna-warna cerah.
Selain itu, bagi mereka yang menginginkan pilihan yang lebih sehat, penggunaan bahan organik seperti santan kelapa murni dan gula kelapa menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan gula pasir biasa. Inovasi-inovasi ini menjadikan kue putu ayu tetap relevan di tengah tren kuliner modern, tanpa meninggalkan akar tradisionalnya.
Kue putu ayu bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya kuliner Indonesia. Menikmati kue ini bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang menghargai warisan yang telah ada sejak lama. Dengan mempelajari cara membuatnya atau sekadar menyajikannya di meja makan, kita turut menjaga eksistensi kue tradisional ini agar terus dikenal dan dicintai oleh generasi mendatang.
Jadi, kapan terakhir kali Anda mencicipi kue putu ayu? Atau mungkin, Anda ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah? Tidak ada salahnya mencoba resep sederhana ini dan merasakan sendiri kenikmatan dari kue tradisional yang satu ini. Pastikan untuk menikmati setiap gigitan sambil menikmati aroma dan tekstur lembutnya yang khas. Selamat mencoba!
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H