Sedangkan untuk unggul lebih dulu, Jepang pernah punya pengalaman tidak mengenakkan dengan keunggulan sementara pada babak 16 besar Piala Dunia.
Itu adalah 16 Piala Dunia 2018 saat Jepang unggul 2-0 atas Belgia pada awal babak kedua.
Yang terjadi kemudian, Belgia yang saat itu sedang dalam masa puncak generasi emasnya mampu membalikkan keadaan. Mencetak tiga gol diakhir babak kedua. Gol menit 90+4 membuat Jepang tersisih dengan sangat menyakitkan.
Selanjutnya,
Kick off babak kedua Jepang vs Kroasia. Babak kedua diawali pertanyaan, mampukah Jepang mempertahankan keunggulan?
Sepuluh menit babak kedua sebuah crossing dari hampir tengah lapangan disundul dengan sangat akurat oleh Ivan Perisic. Sebuah sundulan dari dalam kotak penalti namun jaraknya cukup jauh dari gawang Jepang. Sundulan tersebut akurat dan mengarah ke pojok gawang tanpa mampu dihadang oleh kiper Jepang, Shuichi Gonda. Kroasia menyamakn kedudukan, 1-1.
Gol keenam bagi Ivan Perisic sepanjang keikutsertaannya di tiga Piala Dunia, membuatnya selevel dengan legenda Kroasia Davor Suker.
Babak kedua selanjutnya berlangsung dalam tempo sedang. Kedua tim sama-sama menghasilkan beberapa peluang berbahaya yang tak mampu menjadi gol.
Sampai habis waktu skor masih sama kuat dan untuk pertama kalinya di Piala Dunia Qatar 2022 pertandingan harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu.
Keputusan aneh pelatih Kroasia, di masa extra time. Luka Modric, Matteo Kovacic dan Ivan Perisic ditarik keluar. Pemain senior dengan nama besar ditarik keluar, padahal ada kemungkinan adu penalti yang perlu pemain berpengalaman untuk melakukannya.
Dan memang, pada akhirnya pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti karena kedua tim tak jua menambah gol di masa tambahan waktu.