Mohon tunggu...
heru suti
heru suti Mohon Tunggu... Administrasi - Merdeka

Menulis untuk menghasilkan tulisan

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Junior Messias: Mantan Kurir yang Bisa Memberi Warna Baru di AC Milan

1 September 2021   10:39 Diperbarui: 1 September 2021   10:57 520
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Junior Messias (Gambar: acmilan.com)

Nama lengkapnya Walter Messias Junior, ada Messi-Messinya di nama tersebut maka tak heran jika beberapa fans Milan ada yang menyebutnya Messi versi KW. Tidak hanya namanya yang mirip, nomor punggungnya yang akan dipakai di Milan juga sudah diumumkan: nomor 30, sama dengan nomor yang dipakai Messi di PSG. 

Posisi dan peran bermainnya pun mirip dengan Messi: tukang drible, gelandang serang yang bisa juga sebagai penyerang lubang maupun penyerang sayap, ia juga pernah bermain sebagai sebagai penyerang tengah.

Tak sedikit fans Milan yang meragukannya bahkan mencibirnya. BIsa dimaklumi karena selama ini banyak rumor yang beredar akan ada pemain nomor 10 baru yang akan dipinang Milan setelah Hakan Calhanoglu menyeberang ke Inter. 

Nama-nama top seperti Philippe Coutinho, Isco, James Rodriguez juga Josip Ilicic dan Nikola Vlasic santer dibicarakan akan datang ke Milan. Eh yang datang ternayata Messi KW, begitu cibiran orang yang meragukannya. 

Apalagi Mssias Junior berasal dari klub kecil, Crotone dan ia pun lima tahun lalu masih bermain di Serie D, dan usianya saat ini sudah 30 tahun.

Satu-satunya alasan yang paling masuk akal yang bisa diterima oleh para pencibir itu adalah: budget. Ya, kita semua tahu klub-klub Italia sedang dilanda masalah keuangan. 

Dan dengan masalah keuangan tersebut geliat transfer AC Milan di musim ini bisa dibilang luar biasa. Tak heran juga banyak fans yang bisa menerima transfer ini karena memang apa yang dilakukan Milan di jendela transfer ini bsia dibilang cukup memuaskan.

Dilansir dari laman resmi AC Milan, Messias Junior resmi diperkenalkan sebagai bagian dari AC Milan. Messias diperkenalkan lahir di Ipatinga, Brasil, pada 13 Mei 1991, lalu pindah ke Italia pada 2011 bermain untuk Casale dan Chieri, sebelum memulai debutnya di sepak bola profesional bersama Gozzano. 

Pada musim panas 2019, ia menandatangani kontrak dengan Crotone yang kemudian mendapatkan promosi ke Serie A serta berhasil mencetak total 15 gol dalam 72 penampilan selama dua musim bersama Crotone.

Saat pindah ke Italia, Messias berusia 20 tahun dan ia belum menjadi pemain sepak bola profesional ketika itu. Untuk hidup ia bekerja sebagai pengantar barang dan bermain bola hanya sebagai hiburan. Ia lalu bergabung dengan klub amatir dan di musim 2016-2017 ia bermain di klub Serie D.

Kisah Messias jadi seperti dongeng, dari pengantar barang lalu main di Serie D lalu naik ke Serie C, Serie B dan merasakan Serie A bersama tim yang terdegradasi lalu dipinjam oleh AC Milan, sebuah klub besar yang sedang dalam upaya kebangkitan dan akan bermain di Liga Champions.

Fans Milan tentu berharap Junior Messias akan bisa seperti N'Golo Kante yang juga berangkat dari liga kasta bawah lalu membuat lompatan pesat dengan bermain di Premier League dan bisa membawa Leicester City mengejutkan dunia dengan menjuarai Liga Inggris.

Dilansir dari transfermarkt.co.id musim kemarin di Serie A, Junior Messias mencatatkan 36 penampilan dan mencetak 9 gol dan membuat 4 assist dengan menit bermain sebanyak 3.218'. Artinya, secara statistik bisa dibilang cukup baik, hampir selalu dimainkan setiap pekan juga bisa mencetak gol.

Junior Messias adalah pemain multifungsi yang bisa mengisi beberapa posisi sesuai kebutuhan tim pada saat pertandingan. Tentu ini bisa menjadi opsi bagi pelatih Milan, Stefano Pioli apabila ada pemain yang tidak bisa dimainkan atau jika dalam sebuah laga perlu melakukan perubahan taktik ketika mengalami kebuntuan. 

Dan sepertinya Milan akan memposisikan Messias sebagai super sub, untuk melapis Brahim Diaz di posisi gelandang serang maupun Alexis Saelamaekeers di sayap kanan.

Sisi lain adalah, di usia yang sudah tidak muda lagi (30 tahun) dan dengan pengalaman hidup yang penuh perjuangan kehadiran Junior Messias di AC Milan bisa menjadi warna tersendiri di ruang ganti. Sudah ada pemain senior yang sudah merasakan banyak gelar juara seperti Ibrahimovic dan Olivier Giroud. 

Ada Simon Kjaer yang mendapat respect dari dunia saat menjadi kapten timnas Denmark yang sigap memberi pertolongan bagi Christian Eriksen di Euro kemarin. Dan sekarang, ada mantan kurir yang sudah merasakan keras dan sulitnya kehidupan. Anak-anak muda Milan tentu bisa belajar banyak dari mereka.

Ya, tim Milan saat ini memang didominasi oleh anak-anak muda yang memang dipersiapkan untuk membentuk Milan yang bisa bersaing di pentas Eropa beberata tahun kedepan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun