Mohon tunggu...
Aji Mufasa
Aji Mufasa Mohon Tunggu... Wiraswasta - Engineer | Agropreneur | Industrial Designer

"Hiduplah dengan penuh kesadaran"

Selanjutnya

Tutup

Ramadan Artikel Utama

Lebaran dan Dompet Bolong: Anak-Anak Tetep Kepengen Gadget!

16 April 2023   12:00 Diperbarui: 26 April 2023   01:53 951
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi anak selfi dengan gadget (Freepik)

Selain itu, harapan untuk mendapatkan hadiah atau uang Lebaran juga bisa menjadi alasan anak-anak ingin memiliki gadget baru. 

Banyak anak yang berharap mendapatkan uang Lebaran dari keluarga, tetangga, atau kerabat sebagai hadiah untuk merayakan Idul Fitri. Uang Lebaran tersebut seringkali diharapkan dapat digunakan untuk membeli gadget impian mereka. 

Anak-anak menjadi bersemangat untuk merencanakan penggunaan uang Lebaran mereka untuk membeli gadget baru yang mereka idamkan sejak lama.

Namun, sebagai orang tua, perlu diingat bahwa keinginan anak untuk memiliki gadget baru setelah Lebaran mungkin tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor di atas, tetapi juga bisa mencerminkan tren terbaru dan keinginan untuk memenuhi ekspektasi teman sebaya. 

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami alasan di balik keinginan anak dan menghadapinya dengan bijaksana dalam mengatur anggaran keluarga serta memastikan bahwa gadget yang dibeli sesuai dengan kebutuhan dan usia anak.

Bagi banyak orang tua, menghadapi keinginan anak untuk membeli gadget baru setelah Lebaran bisa menjadi sebuah dilema. 

Terutama jika dompet sudah terkuras habis saat Lebaran untuk memenuhi kebutuhan dan kegiatan selama perayaan. Orang tua sering kali merasa bingung tentang bagaimana harus merespon keinginan anak yang begitu kuat untuk memiliki gadget baru.

Tekanan emosional juga bisa dirasakan oleh orang tua dalam menghadapi permintaan anak untuk membeli gadget. Mereka mungkin merasa bersalah jika tidak dapat memenuhi keinginan anak atau khawatir anak akan merasa kecewa. 

Selain itu, orang tua juga cemas akan pengaruh gadget pada anak, seperti potensi ketergantungan pada teknologi, penurunan interaksi sosial, atau pengaruh konten yang tidak sesuai usia. 

Pertimbangan finansial juga menjadi hal yang penting, karena membeli gadget baru dapat mempengaruhi anggaran keluarga dan mengganggu prioritas keuangan yang sudah direncanakan.

Dalam menghadapi dilema ini, orang tua perlu mengambil pendekatan yang bijaksana. Mengedukasi anak tentang pentingnya mengatur keuangan, bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi, dan memprioritaskan kebutuhan sehari-hari bisa menjadi langkah awal yang baik. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ramadan Selengkapnya
Lihat Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun