kita itu manusia-manusia nusantara. Yang belum lupa,
atau yang amnesia bahwa kita itu adalah kita.
Jika kita ialah kita, Tidakkah kita mahluk-mahluk Indonesia, yang esa?
Kita itu indonesia. Bukan boneka-boneka badut.
Bukan ayam sabung yang gemar bertarung dengan sesama.
Merdeka!
Merdeka seperti bunga-bunga yang merekah.
Bukan bisu ketika tersekap.
Sebab merdeka itu mestinya hebat.
Sehebat burung-burung yang beterbangan sebebas matahari.
Sebebas waktu yang berisi kehidupan.
Merdeka tak mengenal tangis. Atau jerit sakit. Atau lapar.
Atau haus. Dan atau sampai harus terpencil.
Merdeka itu, milik mereka juga. Milik bocah yang terbuang.
Juga para kepala yang seluruh tubuhnya terikat dan tersembelih.
Indonesia!
Merdekalah cucu-cucumu! Merdekakan hingga ke pelosok.
Merdekalah: wahai para penjaga nusantara raya.
Bicaralah selantang peluru-peluru yang pernah menghajar para pejuang
yang pernah menyuguhkan sebuah cuaca disini.
Yang kini mereka sebut-sebut negeri Indonesia.
Yang raya. Dan yang esa. Milik kita.
Tak cuma mereka pemilik merdeka
kita juga Indonesia.
Samosir '2017
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI