Kenyataan "Isra'-Mi'raj" Memberitahukan Kepada Manusia Bahwa Telah Ada Kecepatan "Cahaya Diatas Cahaya" Serta Ada "Kendaraan Cahaya Diatas Cahaya"
Kisah Isra' & Mi'raj adalah Bukti bahwa ALLAH Maha Kuasa yang telah MEMBERIKAN MUKJIZATNYA kepada Rasulullah Muhammad SAW. pada 14 abad yang lalu.
Kejadian Israq Mi'raj adalah NYATA bersama fisik-jasad Rasulullah Muhammad SAW. Rasulullah menaiki kendaraan CAHAYA DIATAS CAHAYA atas izin ALLAH makanya bisa sampai Pergi-Pulang (PP) pada jarak yang super sangat jauh hanya semalam. Makhluk JIN saja bisa dengan cepat keberbagai lokasi dimuka bumi dan Planet tertentu yang puluhan tahun cahaya jaraknya karena mereka telah memiliki budaya IPTEK yang sudah canggih juga sifat jasad mereka. Â
Dalam Islam, perjalanan besar yang melibatkan aspek spiritual adalah Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad, di mana beliau telah "diperjalankan" melintasi langit hingga ke Sidratul Muntaha, tanpa menggunakan kendaraan fisik seperti yang kita kenal selama ini diatas bumi.
ALLAH MENCIPTA SELURUH ALAM RAYA DALAM 3 DIMENSI SERTA BERAGAM JENIS MAKHLUK DIATAS 3 DIMENSI (3 s/d N dimensi). JARAK ANTARA PLANET BUMI DENGAN BINTANG GEMINTANG JARAKNYA ADA 5 TAHUN CAHAYA, ADA 100 TAHUN CAHAYA, ADA 1000 TAHUN CAHAYA DAN SEBAGAINYA. KECEPATAN CAHAYA ADALAH 300.000 Km/Detik dan ini telah dijadikan ukuran jarak terjauh yang diketahui dan disepakati manusia.
Ciptaan ALLAH pada masing masing Planet dan Bintang berisi berbagai mineral dan kemungkinan makhluk hidup 3 dimensi serta makhluk diatas 3-4-5-20 dimensi. Kendaraan yang baru mampu telah diciptakan manusia seperti kendaraan Super Sonic Parker Solar Probe milik NASA sampai hari ini hanya mencapai 514,4 Mach (kecepatan suara 1 Mach = 1.234,8 Km/Jam). Kendaraan yang telah dibuat manusia sampai hari ini, belum mampu mencapai kecepatan Cahaya, hanya baru sampai dengan kecepatan SUARA saja. Pada sisi lain makhluk aneka bakteri dan aneka virus yang terkecil ciptaan Allah, kita harus memiliki alat indera pembesaran yang memadai untuk bisa melihatnya serta mempelajarinya.
Allahuakbar.... Subhanallah.... para ilmuwan telah membuktikan bahwa perjalan Isra' Mi'rajd benar adanya dimana Nabi Rasulullah Muhammad SAW. melakukannya pada 14 abad yang lalu yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra' Mi'raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian yang berlangsung selama hanya satu malam saja yang terjadi pada periode akhir kenabian di kota Makkah sebelum hijrah ke Madinah.
Perjalanan ini merupakan "salah satu Mukjizat" yang menurut para sufi, adalah perjalanan silaturrahim Rasulullah meninggalkan Bumi yang rendah menuju langit yang sangat tinggi menggunakan kendaraan yang disebutkan pada saat itu adalah "Buraq" (kendaraan dalam kecepatan Cahaya diatas Cahaya) dan kemungkinan kuat melalui sejenis lorong BlackHole untuk multiplikasi kecepatan. Hal ini pada dasarnya sekaligus merupakan suatu simbolisme paling besar yang mengajarkan tentang prinsip kepemimpinan, yakni pola hubungan antara hamba (manusia) kepada TuhanNYA dan CiptaaNYA serta antara manusia dengan sesamanya (Sholat 5 waktu). (AlQur'an surat Al-Isra' 17:1).
Ibadah terbesar menerima Firman ALLAH dari Malaikat Jibril dan dihafalkan adalah merupakan Mukjizat PALING TINGGI DARI RASULULLAH MUHAMMAD SAW. serta MENYAMPAIKAN ALQUR'AN DALAM HAFALANNYA DAN DICATAT OLEH PARA SAHABAT pada berbagai media tulis serta dihafalkan oleh para sahabat SERTA Mukjizat terbesar KEDUANYA adalah perjalanan ISRA' MI'RAJ begitu juga mukjizat yang lainnya.
Adanya PERISTIWA Isra' & Mi'Raj RASULULLAH MUHAMMAD SAW. ADALAH FAKTA-KENYATAAN TELAH MENGGUNAKAN KENDARAAN CAHAYA DIATAS CAHAYA dan MANUSIA SATU-SATUNYA DI BUMI BERNAMA RASULULLAH MUHAMMAD SAW. (Nabi Terkahir Nabi Penutup) TELAH MEMBUKTIKANNYA (Ini merupakan Inspirasi untuk perkembangan IPTEK Dunia).
Oleh karena itu jika manusia ingin mencapai bintang gemintang yang bisa kita lihat hanya cahayanya yang berkelip-kelip dimalam hari, diperlukan alat kendaraan dalam kecepatan Cahaya diatas Cahaya agar manusia bisa cepat sampai ketujuan benda bintang yang jauh sebagai ciptaan Allah. Jika kita hanya mengandalkan IPTEK kecepatan suara bahkan IPTEK kecepatan cahaya saja bisa puluhan dan ratusan tahun bahkan ada ribuan tahun cahaya jaraknya barulah bisa sampai ketempat bintang yang dituju. Peristiwa Nabi Muhammad Isra' Mi'raj perjalanan semalam dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa lalu perjalanan utama ke Sidratul Muntaha tempat yang sungguh sangat jauh adalah telah membuktikan kepada kita semua fakta adanya kendaraan cahaya diatas cahaya (Merupakan salah satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW.).
Kemudian membuktikan firman ALLAH dalam An-Najm ayat 13,14 dan 15, "Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain. (yaitu) di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal". Ayat ini menjelaskan saat itu kali yang kedua dimana Rasulullah SAW melihat Jibril dalam bentuk yang asli seperti yang diciptakan Allah, dan itu terjadi pada malam Isra' Mi'raj.
Rasulullah Muhammad SAW. didalam perjalanan semalam dari Bumi menuju Sidratul Muntaha, karena Rasulullah Muhammad SAW. atas izin Allah menggunakan KENDARAAN CAHAYA DIATAS CAHAYA yang didampingi oleh Malaikat Jibril (QS. An-Najm Ayat 12-15). Menurut IPTEK rendahan kualitas IPTEK dunia terkini, dikatakan bahwa tubuh manusia masuk didalam kecepatan cahaya saja (300.000 Km/detik) akan bisa hancur menjadi seperti tepung, apalagi kecepatan cahaya diatas cahaya (bisa jadi partikel super tepung).
KENDARAAN CAHAYA DIATAS CAHAYA yang dipakai Rasulullah Muhammad SAW. merupakan kendaraan PALING CANGGIH yang pernah dinaiki manusia adalah sangat ringan dan sangat mudah pengamanannya, kenyamanannya dan keselamatannya bagi ALLAH SWT. Kesimpulan kita adalah manusia satu-satunya yang telah dapat mengalami dan menikmati kendaraan IPTEK SUPER CANGGIH pada masa 14 abad yang lalu hingga kini serta melihat kenyataan yang selama ini kita katakan Ghoib (Rasionalitas yang tertunda) dan Maha Ghoib adalah hanya Rasulullah Muhammad SAW.
Bayangkan kumpulan partikel cahaya yang kecepatannya 300.000 Km/detik bisa mencapai langit (Bintang-Planet) yang ketujuh adalah selama ribuan tahun cahaya. Mengapa Nabi Muhammad bisa mencapai langit yang ketujuh bahkan bisa bertemu silaturahim kepada ALLAH YANG MAHA KUASA hanya dalam perjalanan SEMALAM saja (kecepatan perjalanan yang tiada tara bandingannya), dimana dalam silaturahim itu Allah menentukan sholat 5 waktu sehari semalam untuk semua manusia. Artinya adalah betapa pentingnya SHOLAT 5 WAKTU bagi ummat Islam di dunia ini. MENGAPA PERJALANAN SILATURAHIM KEPADA ALLAH KELANGIT YANG KETUJUH BISA HANYA SEMALAM ? jawaban ilmiahnya adalah seperti uraian diatas. (Ashwin Pulungan, Kompasiana)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI