Mohon tunggu...
William Kertha Adi Tama
William Kertha Adi Tama Mohon Tunggu... Freelancer - Content Writer/Tiktok Content Creator/History and Football Enthusiasts

Halo, nama saya William Kertha Adi Tama, saat ini saya berkarier sebagai freelancer di dunia penulisan dan penerjemahan sekaligus menyalurkan minat saya dalam dunia sejarah dan sepakbola dengan menjadi content creator di platform Tiktok dan Instagram. Di laman ini saya akan menulis tentang 2 topik tersebut dan tidak menutup kemungkinan untuk mengeksplor topik lainnya.

Selanjutnya

Tutup

Bola

Michael Olise yang Irit Bicara

16 Agustus 2024   15:46 Diperbarui: 16 Agustus 2024   15:49 434
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Michael Olise boleh jadi adalah pemain yang bisa dikatakan cukup pendiam dan tidak suka berbicara banyak. Hal ini terlihat dari kejadian unik saat dirinya secara resmi diperkenalkan ke publik oleh manajemen Bayern Munich di markas mereka di Sabener Strasse setelah sang winger baru klub Bavaria itu mengikuti sesi latihan pertama bersama tim utama.

Ketika memasuki ruang konferensi pers, Olise terlihat duduk berdampingan dengan direktur utama bidang olahraga Bayern, Max Eberl dan pelatih baru Bayern, Vincent Kompany.

Sebelum sesi wawancara dimulai, sebuah kue tart dipersembahkan untuk Olise yang berhasil membawa skuad Prancis meraih medali perak di Olimpiade yang dimana foto dirinya yang memegang kue bersama Eberl menjadi viral karena ekspresi datarnya.

Michael Olise dan Max Eberl. Sumber Gambar: fcbayern.com
Michael Olise dan Max Eberl. Sumber Gambar: fcbayern.com

Setelah itu, pertanyaan demi pertanyaan pun langsung dilontarkan oleh media -- media besar Jerman yang hadir disana. Olise terlihat menjawab berbagai pertanyaan dengan ekspresi wajah yang datar dan jawaban yang ia berikan pun juga tergolong singkat dan langsung menuju ke inti-nya, berbeda dari pemain lain pada umumnya yang lebih ekspresif dan memberikan jawaban -- jawaban yang relatif panjang.

Bahkan jika dihitung -- hitung, waktu wawancara Olise hanya menghabiskan sekitar 5 menit sebelum pertanyaan -- pertanyaan wartawan beralih kepada Eberl dan Kompany.

Pada sebuah pertanyaan tentang bagaimana pendapatnya soal Bundesliga dibandingkan dengan Premier League misalnya, Ia hanya mengatakan "Mungkin akan sedikit berbeda, tapi aku tidak tahu" sedangkan pemain lain mungkin akan mencoba memberikan jawaban yang lebih variatif dan panjang.

Hal ini membuat banyak fans Bayern di media sosial bertanya -- tanya soal kepribadiannya yang begitu irit bicara. Bahkan, ketika berita transfer-nya ke Bayern sudah resmi, Olise seperti kebanyakan pemain memang mengupload sesi photoshoot mereka mengenakan jersey klub baru mereka di media sosial mereka. Tapi Olise memang benar -- benar berbeda. Ia bahkan tidak menuliskan caption di bawah fotonya tersebut.

Hal tersebut juga berlaku untuk foto -- foto dirinya yang lain di Instagram. Ada 2 foto yang memiliki caption yakni saat ia menerima medali perak Olimpiade (yang langsung di taruhnya di saku jaketnya) dan ucapan perpisahannya kepada Crystal Palace yang kedua -- duanya pun juga tidak ditulis dalam caption yang panjang.

Tapi sebenarnya, hal tersebut bukanlah hal yang baru karena kepribadian Olise yang irit bicara dan selalu berekspresi datar itu sudah ada pada dirinya sejak lama.

Menurut Roy Hodgson mantan pelatih Olise di Crystal Palace, keperibadian enigmatik Olise sering membuat sang pemain yang bersangkutan mendapatkan prasangka buruk dan kesalahpahaman dari orang -- orang di sekitarnya termasuk rekan setim-nya.

Michael Olise saat membela Crystal Palace. Sumber gambar: Skysport.com
Michael Olise saat membela Crystal Palace. Sumber gambar: Skysport.com

Bahkan ketika ia masih membela Reading di usianya masih belia, Olise memang sudah menunjukan kepribadian seperti itu, terlihat dalam wawancara -- wawancara pasca pertandingan yang ia lakukan di masa lalu. Dengan kata lain, Olise adalah seorang introvert akut.

Selain Roy Hodgson, Tom McIntyre mantan rekan setim Olise di Reading yang kini membela Porstmouth juga menyatakan hal yang serupa.

"Beberapa orang tidak memahami dirinya sepenuhnya. Dia akan menjabat tangan anda di pagi hari dengan jabat tangan yang singkat. Terkadang, ia akan mengacuhkan anda dan tidak mengatakan 'halo'. Dia sebenarnya bukanlah orang yang buruk, karena ketika anda berbicara dengannya, anda akan menyadari jika ia adalah orang yang menyenangkan. Dia memang sudah seperti itu sejak awal"

Menurut Dan Cook, pengelola blog khusus Crystal Palace dan podcast HLTCO dalam wawancaranya dengan One Football, kepribadian enigmatik Michael Olise juga menunjukan mentalitasnya sebagai pemain yang selalu haus akan kemenangan.

Satu contohnya menurut Cook adalah, Olise adalah tipe pemain yang jarang merayakan gol-nya kecuali itu gol kemenangan untuk tim-nya. Itu seperti memberi sinyal jika bagi Olise kemenangan adalah syarat mutlak bagi dirinya dan tidak ada gunanya untuk merayakan gol jika dia dalam posisi kalah. Mentalitas seperti ini yang membuatnya akan sangat cocok dengan atmosfir klub sebesar Bayern Munich menurut Dan Cook.

Well, kita tunggu saja bagaimana kiprah selanjutnya untuk si introvert satu ini bersama dengan Die Roten musim ini.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun