Saya: "Hallo, ini dengan Ditjen Dikti, Prof. Dr. Djoko Santoso?"
Prof: "Betul, ini dengan bapak Wildhan Burhanuddin?."
Saya:"Betul Prof. tadi saya dihubungi dengan bapak Kopertis Wilayah IX Prof. Basri Wello dan diminta hubungi DITJEN Dikti untuk konfimasi nomor undangannya. katanya saya salah seorang peserta seminar nasional.
Prof:"Betul, saya baru dihubungi Prof. Basri Wello. Gini pak Wildhan, bapak terpilih untuk ikut berpatisipasi dalam Event Peningkatan Mutu Dosen dan Penelitian Tahun 2012. semua akomodasi ditanggung oleh DIKTI dan akomodasi tersebut langsung dikirim ke nomor rekening dosen penerima. Jadi, Pak Wildhan kirimkan nomor rekeningnya lewat sms supaya kami bisa langsung transfer akomodasi untuk tiket pesawatnya PP Makassar- Jakarta.
Saya:"ini benar yach, Prof".
Prof:" Benar pak wildhan. Jadi silahkan bapak kirim nomor rekeningnya sekarang yach di nomor hp saya.
Saya:" Siap, Prof. Terima kasih."
Laga bicara dari Prof.Dr.Djoko Susanto tidak jauh beda dengan yang mengaku Prof Basri Well0 (Prof jadi-Jadian) cuman yang berbeda hanya dialegnya saja, satu dialeg Sulawesi dan satunya dialeg Jowo. Nach, masih dibarengi perasaan heran, saya langsung googling pakai hp dan membuka websitenya DIKTI. Mencari dan terus mencari kok tidak ada yach informasi undangan Seminarnya. Padahal kegiatan ini diselenggarakan oleh DIKTI?. Pikiran yang menuju Modus Penipuan sudah ada sejak pesan pertama yang saya terima. Saya mencoba untuk mengetik kata kunci di google "Modus Penipuan Undangan Seminar DIKTI".. wowwww.. Kaget ternyata sudah banyak juga yang mendapat pesan dan telpon seperti yang saya alami dengan Modus Penipuan Undangan Seminar DIKTI, bukan hanya itu modus Penipuan dana Hibah DIKTI pun menjadi sebuah Tagline Bagi para Penipu. PARAH....
Setelah membaca beberapa blog postingan via Google. Saya nelpon balik kepada kedua Prof Jadi-jadian (Prof Siluman), Lucunya telponnya gak diangkat-angkat lagi. nelpon lagi, terus nomornya Sibuk. Dasar Penipu!! Ketahuan NICH.. Hahahaha..
Tulisan ini hanya sebagai tambahan informasi untuk tetap waspada dengan modus penipuan seperti ini, sangat dialamatkan untuk para Dosen PTN dan PTS di seluruh Indonesia.
Wassalam,