Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... Guru - Guru Blogger Indonesia

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Hiduplah Sederhana dan Terencana Sepanjang Masa

8 Februari 2024   10:27 Diperbarui: 8 Februari 2024   10:27 357
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ibu meninggal dunia ketika intan dalam kandungan selama 6 bulan. Omjay menjadi sedih dibuatnya. Lahirnya anak pertama membuat kesedihan itu menjadi kegembiraan. 

Ibu meninggal di rumah sakit TNI AL Mintohardjo Jakarta. Kami semua keluarga sangat berduka cita. Ibu dikuburkan di TPU pondok kelapa Jakarta Timur. Tahun 1998 merupakan tahun berduka dan sekaligus tahun bahagia dimana Omjay menjadi seorang ayah.

Masih teringat di pelupuk mata ketika ibu membimbing kami keenam orang anaknya dengan hidup sederhana dan terencana. Ibu rela puasa demi anak-anak yang tumbuh menjadi dewasa. Ibu telah memberikan pendidikan gratis kepada semua anaknya. Pendidikan dalam keluarga dimulai dari kasih sayang seorang ibu kepada semua anaknya.

Semua anaknya kini menjadi sarjana. Ibu dan ayah termasuk sukses dalam membangun rumah tangga. Kami hidup sederhana dan terencana sepanjang masa. Ayah dan ibu tidak pernah mengajarkan kami untuk hidup berfoya-foya. Hidup sederhana dan mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kami sekeluarga.

Cara ibu dan ayah membangun keluarga sakinah dan mawadah tentu berpengaruh kepada Omjay anaknya. Ayah mendidik kami agar menjadi orang yang bisa mewujudkan keinginan dengan kerja keras dan kerja ikhlas.

Setelah menikah Omjay membeli rumah dengan cara mencicil di BSD. Bukan Bumi Serpong Damai, tapi "Bekasi Sonoan Dikit". Kami tinggal di Bekasi Regensi 1 Cibitung desa Wanasari kabupaten Bekasi.

Rumah mungil BTN tipe 27/72 itu menjadi saksi perjalanan hidup kami yang sederhana dan terencana sepanjang masa. Saat itu Omjay diberi amanah menjadi ketua RT dan aktif dalam kegiatan musholla Al Istiqomah. Sepulang mengajar biasanya Omjay sempatkan mengajar ngaji di Bekasi Regensi.

Saat itu rumah mungil kami belum lunas. OmJay dan istri bekerjasama agar cicilan rumah cepat lunas. Alhamdulillah tahun kelima sudah lunas, dan kami bisa membeli motor dan mobil bekas untuk operasional keluarga. Kami belum sanggup membeli motor dan mobil baru. 

Awalnya Omjay hanya punya motor saja untuk pergi ke sekolah dan belanja keperluan keluarga. Namun, seiring perjalanan waktu, kami harus membeli mobil, karena anak-anak sudah besar. Pernah istri Omjay terjatuh dari motor karena penuhnya belanjaan di motor yang Omjay kendarai.

Tahun kelima setelah anak pertama lahir, Omjay dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik. Omjay berinama Berliana Nurhaliza Kusumah. Jarak antara anak pertama dan kedua 5 tahun.

Saat itu Omjay dan istri sangat ngefans dengan artis Malaysia Siti Nurhaliza yang cantik, dan bagus suaranya. Penyanyi Malaysia ini menjadi idola keluarga kami. Selain itu film meteor garden dengan bintang film sancai dan tomingse menjadi film kegemaran keluarga kami.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun