1. Kurangnya Pemahaman Mendalam:
      Banyak generasi muda yang memahami Pancasila hanya secara permukaan tanpa menggali lebih dalam makna dan penerapannya. Pendidikan Pancasila perlu lebih ditekankan untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan aplikatif. Misalnya, program pendidikan yang menekankan studi kasus nyata tentang penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
2. Pengaruh Globalisasi:
      Globalisasi membawa berbagai nilai dan budaya asing yang kadang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Generasi muda perlu selektif dan kritis dalam menyaring pengaruh-pengaruh ini agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila. Misalnya, pengaruh budaya konsumtif dan individualistik dari Barat yang perlu diimbangi dengan nilai gotong royong dan kebersamaan dalam Pancasila.
3. Tantangan Sosial dan Politik:
      Situasi sosial dan politik yang dinamis sering kali mempengaruhi bagaimana Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda perlu dibekali dengan kemampuan berpikir kritis dan sikap toleran agar dapat menghadapi situasi ini dengan bijak. Misalnya, isu-isu intoleransi dan radikalisme yang perlu dihadapi dengan pendekatan yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
     Pendidikan Pancasila yang modern sangat penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan globalisasi dan modernisasi. Dengan pemahaman yang kuat tentang Pancasila, generasi muda dapat mempertahankan identitas nasional, membentuk karakter dan moral yang baik, mengembangkan sikap toleransi, meningkatkan kesadaran sosial, dan menjaga keutuhan bangsa. Oleh karena itu, perlu ada upaya yang lebih intensif dalam mengembangkan dan menerapkan pendidikan Pancasila yang relevan dan aplikatif bagi generasi muda Indonesia. Implementasi yang efektif mencakup penggunaan teknologi, kegiatan ekstrakurikuler, proyek sosial, diskusi lintas agama, dan program kepemimpinan, yang semuanya bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H