Bertambah lagi satu layanan ojek berbasis aplikasi, namanya LadyJek, yang sudah mulai mengaspal.
Ladyjek adalah layanan ojek khusus untuk kaum perempuan.
Driver-nya perempuan dan segmen pasarnya juga kamu perempuan. Tak heran kalau seragamnyapun bernuasa perempuan.
Ada yang berbeda dengan ojek berbasis aplikasi lainnya, Ladyjek dilengkapi dengan sistem keamanan Lady Sield.
Dikutip dari sebuah media nasional, menurut pemilik sekaligus Direktur Ladyjek, Brian Mulyadi, proteksi yang pertama adalah proteksi bagi para pengendara.
Menurutnya, pengendara Ladyjek akan dibekali dengan panic alarm yang berbentuk gantungan kunci.
"Kalau ada emergency, mereka tinggal tarik saja dan langsung mengeluarkan suara keras 120 desible," katanya.
Hal tersebut akan menarik perhatian orang lain sehingga mereka bisa membantu sang pengendara.
Â
Gambar milik ladyjek.com
Â
Selain itu, ada pula tombol kontak darurat yang ada di aplikasi milik pengendara ataupun penumpang.
Tombol tersebut dapat dimanfaatkan jika keduanya mengalami hal-hal yang tak diinginkan selama perjalanan.
"Saat mereka pencet tombol itu, kantor kami akan menerima emergency alert.
Dari situ kami akan mengkonfirmasi apa situasi yang sedang terjadi," kata Brian.
Setelah itu, pihak kantor akan mengirimkan orang untuk memberi bantuan.
"Bisa bantuan untuk mogok ataupun hal-hal lainnya yang lebih emergency."
Karena Ladyjek adalah ojek khusus untuk kaum perempuan, diharapkan penumpangnya akan merasa nyaman dan aman.
Walaupun banyak kalangan yang ragu, karena jika melihat perilaku perempuan kalau membawa kendaraan di jalan, hampir tak ada yang pelan.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI