Untuk mewujudkan visi Guru Penggerak tentunya kita harus membuat pemetaan kekuatan kita yaitu 7 aset yang ada di sekitar sekolah agar kita bisa membuat pembelajaran yang berpihak pada murid dan mencapai visi Guru Penggerak dan sekaligus tentunya mencapai visi misi sekolah.
Modul 1.4 Budaya Positif:Â
Salah satu aset manusia adalah murid, tentunya kita harus mengajarkan kepada semua peserta didik budaya positif, agar bisa diamalkan dan menjadi kebiasaan yang baik, dan tentunya akan sangat membantu tercapainya pembelajaran yang berkualitas dan berpihak pada murid.
Modul 2.1 Memenuhi Kebutuhan Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi):Â
Dengan mengindentifikasi aset yaitu murid, tentunya kita akan mengetahui karakteristik peserta didik. Supaya pembelajaran berkualtas dan berpihak pada murid maka kita harus mengadakan pembelajaran diferensiasi, artinya pembelajaran dilakukan berdasarkan minat dan bakat siswa. Dan ini artinya kita sudah melaksanakan pembelajaran berpihak pada murid.
2.2 Pembelajaran Sosial Emosional:Â
Pembelajaran sosial emosional diperlukan agar semua warga sekolah memiliki kemampuan untuk berempati, memiliki kesadaran diri, dan pengelolaan diri yang baik. Dengan demikian upaya untuk mengantarkan murid, guru, dan semua warga sekolah mencapai keselamatan dan kebahagiaan (wellbeing) dapat tercapai.
2.3 Coaching:Â
Dengan praktik coaching model TIRTA maka kita sebagai Guru bukan memberikan solusi tapi justru mengajak murid supaya menggali potensi yang dimiliki, untuk bisa merancang sendiri solusi yang akan di ambil. Jadi peran kita sebaga Coach harus selalu dilatih, agar peserta didik bisa menjadi coachee yang baik.
3.1 Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran :Â