Mengapa orang-orang ini bisa terkena tekanan mental? Apa karena mereka merasa lelah, bahkan merasa sudah tidak mampu lagi untuk menjalani hidup bersaing dengan yang lain dan akhirnya menyerah untuk mengikuti norma-norma yang ada dalam masyarkat?
Lalu kalau tekanan tidak bisa dia atasi dan semakin menumpuk, apa yang terjadi kemudian?
Pastinya orang-orang itu akan mengalami stres akut yang pelampiasannya itu akan menyakiti dirinya sendiri atau bahkan menyakiti orang lain yang kadang korbannya itu random, siapapun yang ada di dekat dia saat itu. Tragis ya.
Di Jepang ada beberapa masalah sosial yang sangat mengerikan dan bahkan saya pun pernah mengalaminya.
Jisatstu, bunuh diri
Dalam satu minggu ini, kereta yang saya naiki saat berangkat kerja sudah ada dua kejadian Jinshin Jiko, sehingga menyebabkan kereta kami berhenti dulu untuk beberapa menit. Kalau saya sudah tahu alasannya karena Jinshin Jiko, biasanya saya sempetkan untuk berdoa sejenak. Biasanya Jinshin Jiko ini adalah kasus bunuh diri dengan menabrakkan badannya ke kereta yang datang.Â
Sangat disayangkan, ini sering terjadi di Jepang. Begitupun dengan kasus bunuh diri dengan mengikat leher di tali, loncat dari bangunan dan jembatan, atau meminum racun. Dan artis-artis Jepang pun banyak juga yang melakukan bunuh diri, mungkin karena masalah hidup mereka yang dipikirnya sudah tidak ada jalan keluarnya lagi.
Butsukari Otoko
Ini saya pernah mengalami di statsiun kereta saat berangkat kerja!
Butsukari Otoko, adalah orang-orang stres yang sengaja menabrakkan badannya dengan keras ke orang lain yang berpapasan dengannya. Korbannya random, kebanyakan tentu saja wanita. Para pelakunya adalah Pria.Â
Ciri-cirinya, mereka berpakaian seperti pekerja kantoran, pakai ransel besar. Jalannya sangat cepat. Mereka akan sengaja menabrak badan mereka ke badan samping korbannya. Dan dulu saat di stasiun kereta Nippori, saya pernah ditabrak bahunya hingga terdorong keras. Syukurnya saat itu tidak berdiri di pinggiran peron kereta.Â