Parepare - Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Meskipun tidak ada makanan yang dapat menyembuhkan asma, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehat dapat membantu mengelola gejalanya. Berikut adalah beberapa makanan yang diketahui bermanfaat bagi penderita asma.
1. Buah-buahan dan Sayuran
Buah-buahan dan sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan di saluran pernapasan. Buah-buahan seperti apel, pisang, dan buah beri, serta sayuran seperti bayam, brokoli, dan wortel, sangat direkomendasikan. Studi menunjukkan bahwa konsumsi apel secara rutin dapat menurunkan risiko serangan asma berkat kandungan flavonoidnya.
2. Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel kaya akan asam lemak omega-3 yang memiliki sifat anti-inflamasi. Omega-3 dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi paru-paru, sehingga mengurangi frekuensi dan keparahan serangan asma.
3. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti almond, kenari, dan biji chia, mengandung magnesium dan vitamin E. Magnesium dapat membantu melemaskan otot-otot di saluran pernapasan, sementara vitamin E memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi paru-paru dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Produk Susu Rendah Lemak
Produk susu rendah lemak seperti yogurt dan susu skim mengandung vitamin D dan probiotik yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin D yang cukup dapat mengurangi risiko serangan asma, terutama pada anak-anak.
5. Jahe
Jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Menambahkan jahe ke dalam makanan atau minuman, seperti teh jahe, dapat memberikan manfaat bagi penderita asma.
6. Bawang Putih dan Bawang Merah
Bawang putih dan bawang merah mengandung allicin, senyawa yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Kedua bahan ini dapat membantu mengurangi peradangan di saluran pernapasan dan meningkatkan fungsi paru-paru.
Mengelola asma tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi juga pada pola makan yang sehat dan gaya hidup yang baik. Konsumsi makanan yang kaya nutrisi dan anti-inflamasi dapat membantu mengurangi gejala asma dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Namun, penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum melakukan perubahan signifikan dalam pola makan, terutama bagi penderita asma yang memiliki kondisi kesehatan lain.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H