Mohon tunggu...
Wahyu Sapta
Wahyu Sapta Mohon Tunggu... Penulis - Penulis #Peraih Best In Fiction Kompasiana Award 2018#

Menyatulah dengan alam, bersahabatlah dengan alam, ikuti alirannya, lalu kau rasakan, bahwa dunia itu indah, tanpa ada suatu pertentangan, damai, nyaman, teratur, seperti derap irama alam berpadu, nyanyian angin, nyanyian jiwa, beiringan, dekat tapi tak pernah berselisih, seimbang, tenang, alam, angin, jiwa, mempadu nyanyian tanpa pernah sumbang...

Selanjutnya

Tutup

Puisi

R untuk Rindu

7 September 2016   11:11 Diperbarui: 7 September 2016   14:15 216
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

[caption caption="Sumber ilustrasi: gambargambar.co"][/caption]

r untuk rindu, lama tak bersua rindu, gadis cantik rambut panjang ikal mata bening. ia menyerupai air kali mengalir menggemericik merdu, membawa kenyamanan hati. menunjamkan rasa selaksa sejuk, menyudahi dada yang kerontang, dengan air yang mengalir dari hilir kesunyian, memberi makna hati yang penuh welas.

r untuk rindu. padamu gadis, yang memberiku bayang-bayang kecemasan, mengikuti jejak agar tak putus arah lajumu,  ke mana entah semakin jauh, menguar, memenuhi harapan-harapan masa remaja, sepatutnya penuh kasih dan sayang, bagai titikan air mata memenuhi mata air.

r untuk rindu. kalaulah kegundahan hati kunyatakan untuk selalu menarik perhatianmu, itu artinya kau sungguh berarti. maafkanku, namun demikian aku tak akan melepaskan bayangan dirimu sirna meski kau jauh. mengungkungmu juga tak memberikan apa-apa. hanya kesedihan bagimu, o, juwitaku.  kubunuh kekosongan dan kehampaan hatiku pada gadisku yang jauh, dengan keheningan rasa dan tangan meminta, berseru dalam hati, Ya Rabb, jagalah rindu gadisku, buah hatiku, dalam arah cita-cita nun di sebuah samudra masa depan.

 [caption caption="my Lia"]

[/caption]

Semarang, 7 September 2016

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun