[caption caption="Suasana Cafetaria yang santai, menyajikan berbagai menu Indonesia (dokpri)"]

Maksud dari pemiliknya yaitu bapak Harmawan Mardiyanto, Baruna Point selain sebagai pintu pertama dari persinggahan turis mancanegara saat mampir di kota Semarang khususnya, Jawa Tengah pada umumnya, juga ingin mengenalkan lebih luas kekayaan budaya Indonesia terutama Kebudayaan Jawa, seperti musik tradisional Gamelan Jawa dan tarian klasik Jawa. Beliau tidak tanggung-tanggung dalam memperkenalkan diri kebudayaan Indonesia kepada turis mancanegara. Bukan karena ingin memperoleh penghargaan atau apapun, akan tetapi karena rasa cintanya terhadap kebudayaan Indonesia. Beliau juga ingin nguriuri kabudayan (melestarikan kebudayaan) agar tak tergerus oleh jaman.
[caption caption="Turis diajak menari bersama (dokpri)"]

Jadi, Baruna Point sebagai pintu pertama singgah kapal pesiar mancanegara, bermaksud menjadi tuan rumah yang baik dan ingin melestarikan kebudayaan bangsa.
Semarang, 7 Agustus 2016.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI