Ini mencakup tugas-tugas yang harus segera diselesaikan, seperti proyek yang memiliki tenggat waktu mendekat atau situasi darurat yang memerlukan perhatian segera.
Kategori kedua adalah tugas-tugas yang penting tetapi tidak mendesak.
Meskipun tidak harus diselesaikan dalam waktu dekat, tugas-tugas ini memiliki dampak jangka panjang dan sebaiknya tidak diabaikan.
Pengembangan keterampilan atau perencanaan strategis adalah contohnya.
Kategori ketiga mencakup tugas yang mendesak tetapi tidak penting.
Ini sering kali melibatkan permintaan dari rekan kerja atau hal-hal yang tampak mendesak tetapi tidak memiliki dampak besar pada tujuan jangka panjang Anda.
Terakhir, ada kategori tugas yang tidak mendesak dan tidak penting, yang sebaiknya dihindari atau didelegasikan kepada orang lain.
Dengan memprioritaskan tugas-tugas Anda dengan bijak, Anda dapat menghindari perasaan kewalahan dan tetap fokus pada apa yang benar-benar penting.
Luangkan waktu di awal minggu untuk membuat daftar tugas dan evaluasi kembali prioritas Anda setiap hari.
Dengan pendekatan ini, Anda akan lebih mampu mengelola waktu Anda dengan efisien dan menyelesaikan lebih banyak tugas dengan lebih sedikit stres.
2. Menerapkan Teknik Pomodoro untuk Meningkatkan Fokus