Dengan mengusung tema "Climate Change Awareness Into Education & Organization Strategies For Sustainability" PB PGRI mengajak seluruh guru dan dosen diindonesia untuk ikut menjadi aktor dalam mengatasi krisis iklim dunia pada seminar internasional yang diselenggarakan di gedung Guru Jln,Tana Abang III No.24 yang diikuti oleh 168 peserta  Guru dan Dosen  diutus oleh beberapa cabang PGRI dari beberapa provinsi.
Kesempatan ini sangat berharga bagi penulis, karena keynote speaker yang hadir adalah para akademisi yang memiliki keahlian dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam kurikulum sekolah, tidak hanya itu, Â Mereka memiliki pengetahuan tentang proses pembuatan kebijakan yang efektif untuk mengatasi perubahan iklim dan peran PB PGRI disini tentu dapat memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah pusat khususnya Kemendikdasmen.
Dalam  sambutannya oleh ketua PGRI pusat Prof.Dr.Unifah Rosyidi, M.Pd mengucapkan terima kasih dan memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil menjadi penggerak dalam mengintegrasikan pendidikan perubahan iklim menjadi praktik baik di sekolah. Hal ini sejalan dengan harapan Mr.Anand Singh selaku Official Speech from Director Education International Asia Pacific dan Angelo Gavrielatos dari Education International yang sangat menekankan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan oleh karena itu climate change harus diintegrasikan ke dalam kurikulum dan pengajaran sebagai masalah lintas sektoral dari anak usia dini sampai perguruan tinggi.Â
Director UNESCO Office Jakarta Ms Maki Katsuno-Hayashikawa, Prof.Dr.Omar Solak dari Turki, Edward Juchnievich dari Polandia juga ikut hadir dan memberikan materi tentang climate change, dan hal apa saja yang mereka lakukan di negaranya dalam rangka mendorong program mengatasi perubahan iklim.Â
Peran guru dan dosen tentu  sangat krusial dalam dunia pendidikan, terutama dalam upaya melawan perubahan iklim khususnya dalam membangun kesadaran lingkungan, Mendorong partisipasi aktif siswa dan mahasiswa untuk terlibat dalam aksi nyata seperti kampanye lingkungan, penghijauan dan Pengurangan sampah plastik yang sangat berdampak negatif bagi lingkungan.
Pada seminar kali ini tidak hanya diisi oleh narasumber dari luar negeri tetapi juga dosen-dosen profesional indonesia serta pemerhati lingkungan dari ILO Jakarta Office. Saya excited mengikuti kegiatan ini karena selain menambah pengetahuan juga mendapatkan teman-teman baru dari berbagai daerah.Â
Perubahan iklim adalah tantangan terbesar yang kita hadapi. Namun, dengan pendidikan yang tepat dan aksi nyata, kita dapat mengatasi masalah ini dan menciptakan dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H