Disclaimer : tulisan ini adalah asli tulisan saya
Sedemikian banyaknya upaya pemerintah dalam mewujudkan Papua damai. Dimana pemerintah terus berupaya menjaga perdamaian Papua dengan berbagai strategi. Salah satunya melalui pembangunan yang komprehensi. Pemerintah senantiasa melakukan upaya pendekatan pengamanan tanpa kekerasan dan tanpa ada senjata. Kebijakan Pemerintah di Papua tidak akan menggunakan kekerasan, tidak akan menggunakan kekerasan sama sekali. Pemerintah hanya akan melakukan pendekatan hukum.
Kelompok separatis  tidak pemerintah anggap sebagai pihak yang berhadapan dengan Pemerintah, tapi posisi mereka sebagai kriminal yang berhadapan dengan aparat penegak hukum.
Pemerintah juga tidak menginginkan masyarakat sipil yang tidak bersalah ikut menjadi korban apabila pemerintah menggunakan pendekatan bersenjata di Papua. Mereka para separatis itu kalau ketemu, dikejar itu, masuk ke kampung-kampung lalu menyamar dengan masyarakat sipil. Lalu rakyat yang tidak bersalah itu dijadikan sandera. TNI/Polri, harus mengambil langkah strategis agar masyarakat Papua tidak menjadi korban salah target.
Gambaran permasalahan yang dihadapi Papua merupakan bagian sah dari NKRI. Tidak ada negosiasi self determination ataupun toleransi bagi separatisme.Hal ini sesuai dasar konstitusi, Papera 1969, Resolusi PBB Nomor 2504. Karena itu, pemerintah terlibat dalam menjaga dan menciptakan perdamaian bagi masyarakat Papua.
 Papua adalah bagian sah dari NKRI, tidak ada negosiasi self determination. Enggak ada, sudah selesai. PBB sudah selesai, konstitusi kita sudah selesai. Sementara itu,  dalam mewujudkan kedamaian di Papua, juga dapat dilakukan  melalui pendekatan sains dan teknologi, masyarakat Papua bisa sejahtera. Secara umum, sumber daya manusia Papua menjadi kunci kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, harus banyak menggandeng akademisi agar terlibat dalam peningkatan ilmu pengetahuan. Melalui berbagai kerja sama dan kurikulum yang tersedia. Pemerintah harus terus berkomitmen untuk mendorong penguatan SDM dan lembaga masyarakat Papua dan terlibat dalam misi perdamaian.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H