Mohon tunggu...
Vania Salsabila
Vania Salsabila Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa S1

Hanya tentang bahasa.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Tingkatkan Kreativitas Siswa Melalui Cipta Puisi

26 Juni 2024   06:02 Diperbarui: 26 Juni 2024   06:39 35
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Salah satu potensi anak yang harus dikembangkan sejak dini adalah kreatifitas. Kenapa?  Kreativitas membantu anak berpikir kreatif dan menemukan solusi baru karena merupakan dasar kemampuan mereka untuk menyelesaikan masalah. Dan semua itu dapat membantu anak itu sukses, apakah itu dokter, arsitek, peneliti, sutradara, atau jurnalis.

Anak-anak adalah peneliti alami dengan imajinasi yang kuat. Kreativitas, salah satu pilarnya adalah imajinasi, memberikan banyak manfaat intelektual, emosional, dan bahkan kesehatan pada anak-anak; satu penelitian menemukan bahwa imajinasi anak-anak membantu mereka mengatasi rasa sakit. Anak-anak belajar lebih baik, memiliki keterampilan sosial yang lebih baik, dan menjadi lebih percaya diri jika mereka kreatif.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengatakan bahwa puisi atau sajak adalah jenis sastra yang bahasanya terikat oleh irama atau mantra.

Puisi didefinisikan oleh H.B. Jassin sebagai karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap suatu hal atau peristiwa tertentu. Menurut Sumardi, puisi adalah karya sastra yang menggunakan bahasa yang telah dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama bunyi sehingga dan memiliki kata-kata yang memiliki arti simbolik atau imajinatif. James Reeves juga mendefinisikan puisi sebagai ungkapan bahasa yang kaya dan menarik.

Ahli sastra Herman Waluyo, seperti Sumardi, H.B Jassin, dan James Reeves, mengatakan puisi adalah karya sastra yang berfokus pada kekuatan bahasa dalam struktur bahasa dan mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif.


Puisi adalah karya sastra yang menyampaikan pendapat dan tanggapan penyair tentang berbagai topik. Pemikiran penyair ini ditulis dengan bahasa yang indah dan memiliki struktur batin dan fisik yang unik. Pemikirannya ditulis dengan menggunakan banyak pemilihan kata yang indah, sehingga menarik perhatian pembaca. Nilai estetika puisi berbeda-beda tergantung pada penulisnya. Pada umumnya, setiap penyair memiliki gaya puisi yang unik.

Kemudian anak juga dapat menuangkan kreativitasnya ke dalam menulis puisi atau menciptakan sebuah puisi sesuai dengan imajinasinya. Siswa SDN Kadipiro menggunakan ketiga cara yang dapat dijelaskan sebagai berikut. Membuat kerangka puisi, dimulai dari jenis puisi yang ingin ditulis, kemudian perhatikan unsur-unsur puisi. Jika pembaca ingin menulis puisi lama, maka irama dan rima puisi harus ditentukan terlebih dahulu, sehingga pembaca dapat memahami pesan yang ingin disampaikan. Kemudian anak menentukan judul puisi, sehingga pembaca dapat mengidentifikasi ungkapan atau emosi yang ingin disampaikan melalui puisi melalui proses kreatif.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun