Faktanya, proses pendidikan sekolah di Indonesia hanya berfokus pada "angka" saja. Angka-angka yang tertera pada buku rapor dijadikan sebagai patokan kepintaran seseorang. Padahal, zaman sekarang kepintaran di bidang akademik terlebih dengan adanya fenomena katrol nilai sudah tidak bisa dijadikan patokan kesuksesan dan kemandirian individu di usia produktif. Meskipun, tidak dipungkiri beberapa ilmu yang tertulis di bawah ini juga telah diberikan semasa di sekolah dalam bentuk hidden curriculum. Tetapi, kerap terjadi saking "hidden"-nya sampai tidak dirasakan oleh beberapa siswa. Oleh sebab itu, sudah seharusnya anak muda saat ini lebih proaktif dalam mengembangkan diri.Â
Adapun beberapa ilmu yang patut dipelajari agar sukses di usia produktif;
1. Tata krama
Seseorang yang memiliki tata krama dan tingkah laku yang baik berpotensi lebih besar untuk sukses di lingkungan kerja. Selain itu, juga mampu membuka banyak kesempatan dan peluang dalam bidang pekerjaan lebih luas lagi. Dari sini penting untuk disadari bagi anak muda untuk mulai membiasakan diri bertata krama yang baik.
2. Kesehatan mental
Ketatnya persaingan serta cepatnya perubahan dunia tidak dipungkiri berpengaruh pada kesehatan mental seseorang. Akan lebih sulit bagi seseorang untuk menyembuhkan diri ditengah-tengah keharusan untuk beradaptasi jika tidak memiliki kecukupan ilmu tentang kesehatan mental. Sehingga penting bagi anak muda untuk memiliki ilmu kesehatan mental, setidaknya ilmu itu berguna bagi diri sendiri untuk tetap waras di situasi yang terus berubah.
3. Literasi keuangan
Ilmu ini sangat penting untuk dimiliki anak muda, mengingat saat ini tidak ber-uang akan mempersulit kehidupan. Maka, sudah seharusnya anak muda mempelajari ilmu literasi keuangan terkait; bagaimana cara menabung dan berinvestasi? Bagaimana mengatur hutang dan melunasinya? Bagaimana merancang budget keuangan? Dan lain sebagainya
4. Self awareness atau kesadaran diri
Memiliki kesadaran diri yang baik membantu seseorang untuk terus bertumbuh menjadi pribadi lebih baik. Kesadaran diri disini meliputi sadar tentang pikiran, tingkah laku, pengetahuan, situasi, emosi bahkan kesalahan diri. Fakta yang diungkapkan dalam penelitian, kesadaran diri membuat seseorang lebih percaya diri sehingga lebih sukses di lingkungan kerja.
5. Kecerdasan emosi