Mohon tunggu...
UmsidaMenyapa1912
UmsidaMenyapa1912 Mohon Tunggu... Freelancer - Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Kami Instansi yang bergerak di bidang pendidikan

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

ISE 2024, Tak Hanya Diikuti oleh Mahasiswa Umsida, Tapi Juga Mahasiswa Internasional

21 Mei 2024   17:15 Diperbarui: 21 Mei 2024   17:25 83
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) mengadakan kegiatan International Study Excursion (ISE) 2024. Kegiatan yang dilaksanakan sekitar satu minggu ini resmi diberangkatkan pada Selasa pagi, 21/05/2024 di halaman depan Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 Umsida.

Baca juga: Dalam Rangka Studi Banding, Umsida Jamu 19 Pejabat STAIM Blora

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Umsida semester 6. Tak hanya itu, mahasiswa internasional dari berbagai universitas yang ada di wilayah Asia juga ikut dalam kegiatan ISE. Sebut saja Burapha University (BUU) Thailand, Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia, dan Ajeenkya DY Patil University (ADYPU) India. 

Pemberangkatan ISE 2024

Pemberangkatan mahasiswa ISE kali ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor 3 Umsida, Dr Nurdiansyah MPd. 

"Selamat datang kepada perwakilan dosen dan mahasiswa internasional. Saya berharap kepada para peserta yang mengikuti kegiatan ini, mohon mengerti kondisi masing-masing, ada nama almamater yang kalian bawa. Maka almamater itu harus dijaga di manapun," ucapnya. 

Perlu diingat, sambung Dr Nur, bahwa destinasi tujuan kegiatan ini yaitu Bali yang merupakan salah satu daerah yang "bebas", Dr Nur berharap agar para mahasiswa mampu menjaga etika dan menjaga diri ketika di sana. 

Dosen FAI ini melanjutkan, "Ketika kalian di Bali, saya mohon dengan sangat untuk mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya. Karena ini bukan sekedar liburan saja, tapi dengan liburan ini adalah program yang akan dibuat project bersama. Jadi jalan-jalannya besok harus bisa menghasilkan suatu karya,".

Baca juga: Universitas Kristen Petra Lakukan Studi Banding ke Umsida Terkait Rencana Pendirian FKG

Ia juga berharap agar mahasiswa umsida bisa berkolaborasi dengan mahasiswa internasional yang juga bergabung di kegiatan ini. Mahasiswa bisa mengkombinasikan hasil kerja mereka dan bertukar pikiran untuk menghasilkan ide baru. 

"Semoga dengan perjalanan ini kalian menikmati model pembelajaran yang baru. Dan jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan karena saat ini cuaca masih tidak menentu," terangnya. 

Antusias mahasiswa ISE

Semua peserta tampak gembira dapat bergabung dalam acara ini. Ini adalah kesempatan yang luar biasa untuk bertemu dan belajar bersama dengan mahasiswa dari negara lain.

Setelah acara pembukaan di Umsida, seluruh peserta ISE dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan ke Bali untuk mengikuti serangkaian kegiatan inti. Di sana, mereka akan mengikuti seminar, workshop, dan kunjungan ke beberapa tempat yang telah disusun untuk memberikan wawasan praktis mengenai ilmu komunikasi di tingkat internasional. Selain itu, mereka juga akan berkesempatan untuk mengeksplorasi keindahan budaya dan alam Bali.

Donasi ke Lazismu Umsida

Humas Umsida
Humas Umsida

Hari ini Ikam umsida tak hanya mengadakan pelepasan mahasiswa ISE saja, tapi juga terdapat nilai Islami di dalamnya. Ikom Umsida memberikan donasi sebesar enam juta rupiah kepada Lazismu Umsida. 

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Umsida Nur Naghfirah Aesthetika MMedKom mengatakan, "Jadi dari kegiatan ISE ini kami juga memberikan donasi yang didapat dari uang pendaftaran mahasiswa untuk disalurkan melalui Lazismu Umsida. Dari donasi ini kami berharap agar kegiatan kami  menjadi berkah dan bermanfaat untuk semuanya,".

Tujuan ISE 2024

Fira menjelaskan tujuan utama dari kegiatan ISE, yaitu memberikan pengalaman belajar yang berharga, memperkuat keterampilan komunikasi lintas budaya, dan membangun jaringan profesional internasional.

Dengan mengikuti kegiatan ini, katanya, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan akademik dan non-akademik mereka, terutama dalam hal kolaborasi dan adaptasi di lingkungan global. 

Baca juga: Pusat Studi SDGs Umsida Studi Banding Perdana ke UB dan UMM

Selain itu, Umsida dapat terus memperkuat peranannya sebagai institusi pendidikan yang unggul dan mampu bersaing di kancah internasional. Kolaborasi dengan universitas dari Thailand, Malaysia, dan India ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang, tetapi juga sebagai langkah strategis bagi Umsida dalam memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi internasional," tutupnya. 

Penulis: Ananda P. 

Penyunting: Romadhona S. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun