Teruntukmu sang puitis
Dulu kau adalah sosok yang begitu asing..
Sosok yang begitu misterius...
Sosok yang suaranya pun tak pernah ku dengar..
Tulisan puisi yang mewakili rasa
Irama yang berbunyi pada syahdunya puisi
Tulisan puisi yang mewakili rasa
Menegur salam pada sang puitis
Aku mengagumi seni jari yang menari
Menari di atas iringan tinta pena
Kepadamu sang pemeluk tinta
Aku masih terbayang dengan puisi nan syahdu...
Hari itu...
Terdengar lagi syair tanpa tuan
Untaian kata memecah kalbu
Yang merekah dalam indahnya tulisan..
Teruntukmu sang puitis
Aku mengagumimu dalam diam
Aku Mengagumimu dalam tulisan
Yah Mengagumimu, caraku belajar tentang ketulusan
Poka, 12 November 2018
#mata_omo
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI