HANGATNYA PELUKANMU
oleh Umi Alfiatul Arfik, Mahasiswa IAIN Kediri
Â
Di sudut kamar, terlihat lesu
Bunda datang, membawakan hangat
Dengan senyum lembut, menenangkan rasa
Menghapus air mata, mendekap jiwaku
Obat dalam genggaman, tak sebanding kasih
Setiap sentuhan, menyusutkan derita
Kisah tentang cinta yang tak terukur
Di pelukanmu, semua luka sirna
Suara lembut bercerita, menembus sepi
Tentang harapan yang kan datang kembali
Dalam pelukanmu, dunia terasa aman
Bunda, pahlawanku, sumber kekuatan
Kasihmu abadi, tak akan pudar
Di setiap detak jantung, namamu terukir
Bunda, kau adalah lagu yang tak pernah mati
Dalam setiap napas, kutemukan rasa syukurku.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI