Mohon tunggu...
Uli Hartati
Uli Hartati Mohon Tunggu... Administrasi - Blogger

A wife, mommy of 2 boys, working mom also as a blogger Contact me : WA 089627103287 Email uli.hartati@yahoo.com Blog http://ulihape.com IG dan Twitter @ulihape

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Mengapa Harus Live Tweet?

11 Desember 2015   11:20 Diperbarui: 11 Desember 2015   13:36 46
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Niat awal pencipta Twitter ditahun 2000 an adalah : Twitter diciptakan untuk sebuah jejaring informasi, dimana kita bisa menyebarkan informasi ke seluruh belahan bumi di dunia.

[caption caption="https://www.google.co.id/search?q=twitter&biw=1366&bih=653&source=lnms&tbm=isch&sa=X&sqi=2&ved=0ahUKEwjG86js-dLJAhUXc44KHbzRBTwQ_AUIBygC#imgrc=TUkM9BHEGTxIRM%3A"][/caption]

Twitter yang biasa di Indonesiakan sebagai cuitan pada akhirnya mengalami juga perkembangan. Pada Tahun 2006 oleh Jack Dorsey akhirnya Twitter termasuk salah satu social networking yang dikategorikan sebagai microblogging , ya hanya dibutuhkan 140 karakter (termasuk tanda baca) untuk sekali tweet/cuitan, sehingga anda harus benar-benar menggunakan bahasa yang singkat pada dan sangat jelas.

Twitterpun menjadi salah satu akun sosial media yang paling banyak digunakan di internet. Dan Pada akhirnya Twitter merupakan salah satu cara jitu untuk menyuarakan sesuatu hal yang bersifat baru. Twitter banyak digunakan untuk mempublikasikan sebuah kronologis acara sehingga tak jarang banyak event yang menjadikan twitter sebagai salah satu jalan untuk menyebarkan informasinya.

 

Beberapa tahun belakangan ini, sebagai blogger gado-gado (baca : asal cocok tuliskan) aku sering menghadiri event-event sekelas kompasiana (jiiiaahhh, wong nangkringnya cuman disini) dan seringkali undangannya mengajak kompasianer untuk menuliskan keseruan selama mengikuti event melalui "livetweet"  dan biasanya akan dipilih pemenangnya. Dan di Twitter ini ada keunikannya ,setiap cuitan biasanya diberi hastag atau tagar, misal aku sedang berada disebuah launching product pihak pengundang sudah menentukan hastag berupa #NewPhone, maka setiap cuitan kita harus beri tagar #NewPhone, sehingga nanti semua cuitan dengan hastag tersebut akan mudah terakumulasi ditwitter bahakan bisa menjadi kunci keberhasilan menjadi trending topic di twitterland, begitu menjadi trending topic maka bisa dipastikan seluruh belahan bumi dipastikan ikut menjadi saksi launching product tersebut.

Apa keuntungan livetweet ?

Bagi pelaksana event maka dengan diadakannya livetweet maka acara ini akan langsung diketahui oleh banyak orang, dari yang sedikit tahu menjadi banyak, dari yang kurang paham menjadi paham, bahkan bagi siapa yang tidak bisa hadir di event tersebut bisa ikutan menyimak keseruan acara melalui twitter. Dan bagi peserta livetweet bisa diajadikan sebagai resume, sebagai ringkasan acara, sehingga ketika kita akan menulis reportasenya kita bisa melihat kembali cuitan yang kita buat di twitter.

Bagaimana Supaya Bisa Menang Kompetisi LiveTweet ?

Nah untuk urusan menang nge-tweet aku bukan ahlinya, tapikan ya bisa kita lihat dari teman-teman yang menang. Ada beberapa hal yang harus kita patuhi supaya bisa menang dalam kompetisi livetweet, cekidot gaes :

  1. Follow terlebih dahulu akun twitter pihak pelaksana dan jaringan lainnya yang terlibat
  2. Cari tahu hastag yang digunakan, karena hastag ini atau tagar ini adalah kuncinya. Dimana semua cuitan dengan hastag yang sudah ditentukan akan terkumpul menjadi satu, sehingga panitia akan mudah untuk membaca cuitan dari peserta. Kalo anda lupa menempelkan hastag, maka say goodbye dah ah.
  3. Lalu buatlah cuitan yang sesuai dengan tema acara, sesuai dengan kondisi lapangan. Sampaikan semua kronologis acara, jam berapa dimulai, apa tema pertemuan, lalu siapa pengisi materi hari itu, bahkan anda juga bisa menyelingi cuitan dengan poto yang kita sebut dengan tweetpic . Ambillah hal-hal yang menarik jangan melulu juga menuliskan hal-hal yang serius sesekali selingi dengan cuitan yang mengundang senyum.
  4. Supaya bisa cepat melakukan tweet maka hastag sebaiknya dicopy terlebih dahulu sehingga setiap kali men-tweet tak perlu mengetik hastag.
  5. Beberapa penyelenggara tidak melihat banyaknya cuitan tetapi melihat isi cuitan, siapa yang benar-benar pas dengan suasa acara berlangsung bisa dipilih sebagai pemenang, tetapi kebanyakan penyelenggara memilih pemenang memang dari banyaknya cuitan.
  6. Pastikan anda memiliki follower yang banyak, minimal seribulah supaya anda bisa memangkan lomba live tweet. LAlu bagaimana kalau follower gak nyampe 100, ya sudah men besar hati ga usah ngarap menang, toh kalo lu nyebar kebaikan maka ada pahalanye kan hehehe
  7. Pemenang bisa kita lihat dari sebuah aplikasi, cuitan yang paling banyak memberi pengaru biasanya dinobatkan sebagai pemenang. Pengaruh bagaimana? tentunya yang paling banyak dibaca. Siapa? ya sudah jelas yang followernya buaaanyaaaak.

 

Bagi saya sendiri melihan livetweet competition sebagai ajang seru-seruan saja, menang itu sebuah bonus, tetapi kalo bisa selain banyakan nge-tweeet, banyakan follower ya bolehlah dicek juga isi cuitannya, cuitan harus benar apalagi dalam menyebutkan nama-nama orang yang terlibat dalam acara itu, jangan sampai nama-nama pengisi materi salah dijadikan pemenang, lah itukan fatal ya broo, misal nih sedunia taukan kalo uli itu memang cantik, nah tetiba gegara cuitan sang influncer yang nota bene followernya bejibun nama ane ditulis uki, apeslah saya gitu jadi trendic topic ladala bukan lu kali liii ini ukiii...

Kalo jeleknya apa ya? jeleknya semua orang jadi sibuk ama gadgetnya, yg bicara didepan bingung mau natap siapa, terakhir awak ngalah ajalah, awak jadi liatin pembicaranya, lagian yang bisa menang nge-tweet udah ada hihihihi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun