Mohon tunggu...
Chaca Nugraha Zaid
Chaca Nugraha Zaid Mohon Tunggu... Lifelong Learner

Penikmat Sains, Teknologi, Filsafat, dan Pemikiran Islam

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno Pilihan

Bahas Tuntas Jurusan Bioteknologi di Indonesia! (Part 2)

24 Februari 2021   08:00 Diperbarui: 24 Februari 2021   08:14 1422
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi rekayasa genetika (sumber: thegorbalsla.com)

Sebelum kita bahas lebih lanjut, jika teman-teman belum membaca tulisan (part 1) sebelumnya maka saya sarankan untuk membaca tulisan berikut Bahas Tuntas Jurusan Bioteknologi di Indonesia! (Part 1). Baiklah, sekarang saya akan memperkenalkan apa saja sih prospek kerja dari bioteknologi ini.

Seperti yang kita ketahui bahwasanya bioteknologi akan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman dan IPTEK, sehingga bioteknologi memiliki peluang yang sangat besar dalam dunia kerja kedepannya. Bioteknologi merupakan jurusan yang memiliki prospek semakin dibutuhkan kedepannya. Apalagi dengan adanya pandemi covid-19 saat 2020 ini, maka salah satu kontribusi ilmu bioteknologi adalah dalam proses pembuatan vaksinnya. Berikut beberapa area pekerjaan di bidang bioteknologi yang sesuai diantaranya:

  • Karir di Bidang Penelitian dan Pengembangan

Pada bidang ini secara aktif ilmuwan akan meneliti dan mengembangkan produk-produk baru yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Contohnya riset yang meliputi plasma nutfah dan pengembangan tanaman maupun hewan, pengembangan obat-obatan, penelitian mengenai penyakit, dan rekayasa genetika

Pada umumnya, di Indonesia karir di bidang ini dinaungi oleh pemerintah. Karir di bidang ini menuntut ilmuwan secara aktif bekerja di laboratorium, sehingga dibutuhkan kemampuan laboratorium (termasuk kemampuan mengambil sampel, mengukur, mengumpulkan dan menganalisa data secara komputasional).

Di Indonesia sendiri ahli bioteknologi dibutuhkan pada lembaga penelitian pemerintah seperti LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia) dan Dosen di Perguruan Tinggi Negeri ataupun lembaga penelitian swasta seperti LBM (Lembaga Biologi Molekuler) Eijkman dan Dosen di Perguruan Tinggi Swasta, serta masih banyak lembaga penelitian lainnya.

  • Karir di Bidang Produksi

Karir di bidang produksi biasanya ditemukan pada perusahaan yang memproduksi produk berbasis bioteknologi (farmasi, kosmetik, pangan probiotik, dsb). Peran praktisi ini biasanya meliputi pemetaan parameter proses untuk menjaga keberlangsungan proses produksi agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan. 

Di Indonesia sendiri contohnya adalah industri Yakult, industri penyedap rasa seperti Aji no moto, ataupun industri produksi Enzim Indonesia, produksi vaksin di Bio Farma, dan masih banyak perusahaan-perusahaan lainnya yang membutuhkan ahli bioteknologi.

  • Karir di Bidang Pengawasan dan Penjaminan Mutu

Peran bioteknologi di bidang ini berkaitan dengan menjaga dan mengawasi mutu produk yang dihasilkan oleh industri. Produk yang dihasilkan haruslah terjamin kualitasnya serta mampu diterima oleh konsumen. 

Calon praktisi di bidang ini secara spesifik harus memiliki pengalaman professional di bidang mikrobiologi atau pada kondisi aseptis oleh karena salah satu tugasnya adalah juga menjamin bahwa produk aman dan bebas kontaminasi, mengontrol level toksin, kontaminasi mikroba dan sebagainya pada perusahaan ataupun industri-industri yang ada di Indonesia sebagai QC (Quality Control), QA (Quality Assurance), ataupun R&D (Research and Development).

  • Karir di Bidang Manajemen

Bioteknologi juga memiliki peluang kerja di bidang manajemen. Pada bidang ini, manajer dengan basis pendidikan bioteknologi mengawasi kinerja dari perusahaan seperti proses penelitian dan pengembangan, proses produksi, dan quality control. Pada bidang ini biasanya dibutuhkan orang-orang dengan gelar Ph.D/doktor di bidang bioteknologi. Karir di bidang ini tidak hanya menuntut keahlian di bidang bioteknologi, namun juga menuntut keahlian di bidang manajemen bisnis.

  • Karir dalam Penjualan dan Pemasaran

Peluang kerja bioteknologi di bidang penjualan dan pemasaran yaitu untuk menganalisis pasar, menilai, dan memperkirakan kebutuhan untuk produk tertentu. Mereka mengiklankan dan mempromosikan, serta mencoba menemukan pasar baru untuk produk yang telah diproduksi oleh industri bioteknologi. Penjual berhadapan langsung dengan konsumen, sehingga diharapkan menguasai ilmu bioteknologi agar target pemasaran dan penjualan dapat tercapai.

  • Karir di Bidang Hukum

Industri-industri bioteknologi secara terus menerus terlibat dalam mencari produk baru dan lebih baik sehingga dibutuhkan orang yang khusus mendalami masalah hukum untuk mempersiapkan aplikasi paten atau melacak hukum paten. Hal ini menjadi penting karena setiap penemuan baru harus dipatenkan secara hukum agar tidak terjadi pelanggaran hak cipta.

  • Karir di Bidang Regulatory Affairs

Pada beberapa negara maju seperti negara bagian Amerika dan Eropa, perusahaan bioteknologi khususnya pertanian dan farmasi diatur oleh lembaga seperti FDA, EPA, dan USDA. Lembaga-lembaga ini mengatur tentang keselamatan kerja, etika manufaktur dan produk, dan hal lain yang berkaitan dengan proses produksi. Lembaga-lembaga ini membutuhkan tim ahli yang khusus memiliki kemampuan di bidang bioteknologi untuk memastikan perusahaan-perusahaan mengikuti semua peraturan yang telah ditetapkan oleh lembaga ini. Sedangkan di Indonesia, lembaga yang memungkinkan seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

  • Karir di Bidang Hubungan Masyarakat, Komunikasi dan Pelatihan

Perusahaan bioteknologi harus mampu menyampaikan informasi ke badan-badan publik atau masyarakat luas tentang produk baru yang dihasilkan dalam bahasa yang dimengerti masyarakat. Hal ini disebabkan dalam bidang bioteknologi biasanya digunakan istilah-istilah yang berkaitan dengan disiplin ilmu biologi atau kimia. Mereka juga harus mampu meyakinkan masyarakat tentang kredibilitas dan manfaat produk yang dihasilkan. Tidak hanya kepada masyarakat, perusahaan bioteknologi juga membutuhkan tim ahli yang secara khusus melakukan pelatihan dan pengembagan staf untuk mengembangkan perusahaan sesuai perkembangan zaman. Karir di bidang hubungan masyarakat juga dapat dilakukan dengan menjadi tenaga pengajar yang berkaitan dengan disiplin ilmu bioteknologi.

  • Karir di Bidang Wiraswasta

Para ahli bioteknologi tidak hanya terbatas bekerja di industri atau instansi semata, melainkan dapat pula membuka lapangan kerja baru. Seperti contohnya sebagai produksi dan pengolahan jamur, produksi vektor kloning, produksi enzim, dan industri rekayasa genetika.

Bagaimana teman-teman semua, sudah semakin paham kan dengan bioteknologi? Untuk membuat teman-teman sekalian lebih paham lagi dengan bioteknologi, maka saya akan menceritakan apa saja sih mata kuliah yang dipelajari di program studi bioteknologi ini. Untuk menjawab itu semua, saya akan mulai dengan apa yang dipelajari di program studi bioteknologi - Universitas Brawijaya tempat saya mengenyam pendidikan S1 Bioteknologi.

universitas brawijaya (sumber: jawapos.com)
universitas brawijaya (sumber: jawapos.com)
Program studi bioteknologi di Universitas Brawijaya-Malang, berada di bawah jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) yang berada di Fakultas Teknologi Pertanian. Oleh karena itu, bioteknologi yang dipelajari di sini adalah bioteknologi putih (industri), karena berada di bawah Fakultas Teknologi Pertanian. Owh iya, (FYI) banyak orang yang gagal paham perbedaan antara Fakultas Pertanian (FP) dengan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP). 

Yang mana sebenarnya FP lebih fokus kepada budidaya pertanian seperti cara menanam yang benar itu seperti apa, tanah yang tepat untuk bercocok tanam itu seperti apa, dan berbagai ilmu lainnya terkait untuk bercocok tanam hingga menghasilkan bahan mentah seperti buah-buahan, padi-padian, sayur-sayuran dan lain sebagainya. 

Sedangkan FTP itu lebih fokus kepada pengolahan hasil mentah dari FP tadi, seperti bisnis dan manajemen produk pangan, pengolahan bahan pangan mentah menjadi berbagai macam jenis pangan olahan lainnya dalam skala industri, ataupun pembuatan mesin-mesin berbasis teknologi untuk pengolahan hasil pertanian. 

Kembali ke bioteknologi lagi, oleh karena berada di bawah FTP lah maka bioteknologi di Universitas Brawijaya lebih fokus kepada industri (white biotechnology) yang secara tidak langsung juga sedikit mempelajari bioteknologi pertanian, perairan dan kelautan, serta kesehatan untuk menghasilkan produk-produk dalam skala industri.

Baiklah berikut gambaran mata kuliah apa saja yang dipelajari di program studi bioteknologi itu. Berikut kurikulum pada saat 2016 Program Studi Bioteknologi (Akreditasi A) di Universitas Brawijaya:

*MKW: Mata Kuliah Wajib

*MKP: Mata Kuliah PIlihan

SMT I :

  • MKW-Pendidikan Agama (2 SKS)
  • MKW-Pendidikan Kewarganegaraan (2 SKS)
  • MKW-Bahasa Indonesia (2 SKS)
  • MKW-Pendidikan Pancasila (2 SKS)
  • MKW-Biologi Dasar (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Kimia Dasar (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Fisika Dasar (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Matematika (3 SKS)
  • MKW-Pengantar Teknologi Pertanian (2 SKS)

SMT II :

  • MKW-Bahasa Inggris (2 SKS)
  • MKW-Pengembangan Kepribadian dan Etika Profesi (2 SKS)
  • MKW-Kimia Organik (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Statistika (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Genetika (2 SKS)
  • MKW-Mikrobiologi Umum (2 SKS) + Praktikum (2 SKS)
  • MKW-Pengantar Bioteknologi (3 SKS)
  • MKW-Biokimia I (3 SKS)
  • MKW-Kecakapan Komunikasi (2 SKS)

SMT III :

  • MKW-Biomaterial (3 SKS)
  • MKW-Biokimia II (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Biologi Sel dan Molekuler (3 SKS)
  • MKW-Mikrobiologi dan Bioteknologi Industri (3 SKS)
  • MKW-Pengantar Teknologi Bioproses (3 SKS)
  • MKW-Teknik Analisa dalam Bioteknologi (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Pengantar Imunologi (2 SKS)
  • MKW-Enzimologi (2 SKS)
  • MKW-Mikrobiologi Terapan (2 SKS)

SMT IV :

  • MKW-Sanitasi dan Pengolahan Limbah (3 SKS)
  • MKW-Teknologi Enzim (3 SKS)
  • MKW-Teknologi Bioproses (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Rekayasa Genetika (3 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Teknik Separasi (3 SKS)
  • MKW-Komputasi dalam Bioteknologi (3 SKS)
  • MKW-Instrumentasi Bioproses (3 SKS)
  • MKW-Bioinformatika (2 SKS)

SMT V :

  • MKW-Metode Ilmiah (2 SKS)
  • MKW-Rancangan Percobaan (2 SKS)
  • MKW-Kewirausahaan (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKW-Sistem Manajemen dan Pengendalian Mutu (4 SKS)
  • MKW-Bioteknologi Pangan (2 SKS)
  • MKW-Kultur Sel dan Jaringan (2 SKS)
  • MKW-Teknik Imobilisasi (2 SKS)

#Memilih MKP sebanyak 7 SKS dari list yang tersedia

  • MKP-Nutrigenomik (2 SKS)
  • MKP-Nutrasetika (2 SKS)
  • MKP-Pangan Fermentasi (3 SKS)
  • MKP-Kesehatan dan Keselamatan Kerja (2 SKS)
  • MKP-Termobakteriologi (2 SKS)
  • MKP-Teknologi Pengolahan Pangan (3 SKS)
  • MKP-Keamanan Pangan dan Toksikologi (3 SKS)
  • MKP-Teknologi dan Proses Membran (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)
  • MKP-Permodelan dan Optimalisasi Sistem Biologis (2 SKS) + Praktikum (1 SKS)

SMT VI :

  • MKW-Bioteknologi Lingkungan (3 SKS)
  • MKW-Seminar Bioteknologi (2 SKS)
  • MKW-Ekonomi Teknik (3 SKS)

#Memilih MKP sebanyak 9 SKS dari list yang tersedia

  • MKP-Nanobioteknologi (2 SKS)
  • MKP-Bioteknologi Perairan (2 SKS)
  • MKP-Biosensor (2 SKS)
  • MKP-Biofarmasi (2 SKS)
  • MKP-Teknologi Aroma dan Kosmetik (2 SKS)
  • MKP-Bioassay (1 SKS) + Praktikum (2 SKS)
  • MKP-Bioassesment Sumberdaya Alam dan Lingkungan (2 SKS)
  • MKP-Teknik Bioenergi (2 SKS)
  • MKP-Bioteknologi Hewan (2 SKS)
  • MKP-Bioteknologi Tanaman (2 SKS)
  • MKP-Bioteknologi Protein (2 SKS)

SMT GANJIL/GENAP :

  • Skripsi (6 SKS)
  • KKN (3 SKS) *Jika sudah menempuh 80 SKS
  • PKL (3 SKS) *Jika sudah menempuh 80 SKS

#Jumlah SKS MKW yang harus diselesaikan 129 SKS

#Jumlah SKS MKP yang harus diselesaikan 15 SKS

Baiklah sekian informasi dari saya. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk teman-teman semua sebagai pertimbangan memilih program studi bioteknologi. Semoga dimudahkan mencapai universitas dan program studi yang diinginkan dalam menggapai cita-citanya. Jika ada masukan ataupun pertanyaan-pertanyaan silahkan langsung di kolom komentar ya.

Rekomendasi bacaan sebelumnya: Bahas Tuntas Jurusan Bioteknologi di Indonesia! (Part 1)

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun