Mohon tunggu...
Trishita Gustiari
Trishita Gustiari Mohon Tunggu... Mahasiswa - neo

hello future

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi

15 Maret 2023   22:02 Diperbarui: 15 Maret 2023   22:07 333
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Birokrasi. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Meski demikian, bagi masyarakat Kecamatan Purabaya yang kurang pengetahuan akan digital juga bisa mendapat informasi melalui masyarakat lain. Karena pada prinsipnya, memahami sifat arus komunikasi merupakan hal yang efektif untuk penyebaran informasi. 

Didukung dengan faktor komunikasi, upaya tersebut bisa diwujudkan demi kualitas pelayanan Kesehatan. "Biasanya abis penyuluhan atau sosialiasi tersebut para warga ditekan untuk tetap memberikan informasi kepada tetangga-tetangga nya agar informasi tersebut dapat diterima secara luas kepada masyarakat lainnya." Lanjutnya.

Pemanfaatan fasilitas pelayanan Kesehatan Kecamatan Purabaya

Fasilitas yang diberikan oleh Kecamatan Purabaya ini sangatlah banyak. Puskesmas Kecamatan Purabaya sendiri termasuk Badan Layanana Umum Daerah (BLUD). Jadi dengan kebijakan yang diterapkan, puskesmas ini memberikan pelayanan kepada masyarakat secara efektif dan efisien. 

Bertujuan untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan, alasan layanan Kesehatan menjadi BLUD adalah untuk keamanan kinerjanya. Secara umum, keuntungan Pusekesmas menjadi BLUD ini didasarkan dari prinsip produktivitas tanpa mencari keuntungan.

Selain itu, Puskesmas Kecamatan Purabaya sendiri memiliki sarana tempat melahirkan (PONED). PONED adalah puskesmas rawat inap yang memberikan pelayanan terhadap Ibu dan Bayi sebaik mungkin. Jadi berbeda dengan puskesmas lain, layanan PONED ini siap 24 jam terkait kasus kegawatdaruratan.

Pada dasarnya, masyarakat Kecamatan Purabaya sendiri sudah bisa merasakan sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah. Jadi dengan keuntungan tersebut, masyarakat dapat merasa puas akan kemampuan pelayanan yang terpercaya. Sesuai dengan kepuasan akan fasilitas puskesmas yang baik, masih banyak masyarakat yang kurang memahami pentingnya Kesehatan.

Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya Kesehatan

Masyarakat desa khusunya Kabupaten Sukabumi masih kurang sadar akan pentingnya kesehatan. Maka dari itu, pemerintah Sukabumi sendiri sedang berupaya untuk melakukan pencegahan dengan mewujudkan penyuluhan di bidang kesehatan. Salah satu contoh kurangnya kesadaran masyarakat adalah tingginya angka stunting.

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Biasanya ditandai dengan tinggi badan yang berada di bawah standar. Hal tersebut disebabkan oleh pernikahan yang dilakukan dibawah umur dan tidak sesuai dengan standar pemerintah. Jadi dengan kondisi alat reproduksi yang kurang matang serta kurangnya pemahaman tentang gizi, maka lahirlah anak stunting. "Makanya saat ini kita itu sedang gencar ngelakuin penyuluhan buat anak remaja yang mungkin ingin melakukan pernikahan dini" ucap Sri Yuliani.

Pemanfaatan tanaman herbal sebagai pengobatan alternatif

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun