Mohon tunggu...
Trias DL
Trias DL Mohon Tunggu... Administrasi - words are the reflection of pain and happiness

Kebetulan saya suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

6 Tips Mencari Kerja bagi Lulusan Baru

4 Januari 2019   23:54 Diperbarui: 6 Januari 2019   15:24 618
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: www.dedydahlan.com

Pada CV yang bagus, semua informasi terkait data diri yang penting harus dicantumkan. Pada beberapa CV yang pernah saya sortir untuk proses rekrutmen, ada yang tidak mencantumkan nomor telepon. Jadi harus teliti ya teman-teman. 

Kalau kamu adalah lulusan baru, cantumkanlah pengalaman magang atau PKL kamu. Akan lebih bagus kalau bidangnya relevan dengan yang kamu lamar. Saya sarankan juga tidak perlu terlalu banyak mencantumkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya lebih ke kepanitiaan. Prestasi terutama bidang akademis juga boleh ditampilkan untuk menambah nilai jual.

CV yang baik juga harus dibuat dengan bijak. Mengapa? Karena kamu harus bisa memilih informasi apa saja yang perlu ditampilkan dan mana yang tidak. Gunakanlah foto yang layak, kalaupun tidak ingin terlalu formal tetap harus sopan. Untuk pemilihan warna dan template juga harus sesuai. Tata letak juga mesti diperhatikan untuk menempatkan jarak dari satu tulisan ke tulisan lainnya, jangan terlalu berkesan "sumpek". 

Silahkan membuat CV dengan menarik, tetapi juga harus ada kesan formal yang ditampilkan. Penting diingat bahwa ini adalah CV bukan mading sekolah. Kalau kamu misalnya ingin melamar untuk bidang desain visual, silahkan tambahkan portfolio anda yang terpisah dari CV utama anda. Bahkan saya sarankan supaya kamu meminta review terlebih dahulu ke keluarga/kenalan kamu yang paham bagaimana membuat CV yang benar.

3. Selalu Teliti dan Jeli dalam Memilih Perusahaan yang Akan Dilamar
Sebelum kamu melamar kerja ke suatu perusahaan, ada baiknya kamu cari tahu dulu tentang seluk-beluk dan plus-minus perusahaan tersebut. Hal ini bisa dimulai dari mencari info tentang bidang usahanya. 

Ada beberapa bidang usaha yang cukup riskan untuk jangka panjang ke depannya. Banyak-banyaklah konsultasi dengan orang-orang yang paham dengan hal ini. Kemudian adalah website-nya, perusahaan yang baik seharusnya punya website dari domain yang terpercaya juga. Kalau tidak ada domain yang jelas, mungkin kamu bisa cari tahu lagi apakah perusahaan tersebut memang masih baru atau merupakan anak perusahaan dari perusahaan tertentu. 

Lalu kamu juga bisa cari tahu di internet tentang info-info yang beredar tentang perusahaan tersebut. Kalau misalnya muncul banyak berita-berita yang kurang baik terkait rekrutmennya, silahkan kamu pertimbangkan kembali untuk melamar kerja di sana. Kamu juga bisa banyak cari tahu info lainnya seperti review mantan karyawan yang pernah kerja di perusahaan tersebut. Tidak sulit mencarinya, saat ini banyak website yang menyediakan informasi seperti ini. Bahkan akan lebih baik kalau kamu tanya dengan karyawan/mantan karyawannya langsung, namun yang benar-benar kamu kenal ya. Dengan mengenal baik bagaimana profil suatu perusahaan, hal ini akan membuat kamu semakin memantapkan hati dan niat untuk melamar kerja.

4. Tetap Pilih Bidang Pekerjaan yang Sejalan dengan Passion dan Jalur Kamu
Kalau kamu adalah lulusan baru dan mencari kerja di kota besar, mungkin itu akan jadi perjuangan yang cukup hebat. Terutama di Jakarta, tidak terhitung lagi berapa ribuan sarjana/sarjana muda yang bersaing mencari kerja. Tidak hanya dari area Jabodetabek, namun dari berbagi penjuru provinsi juga berburu kerja di kota ini. Di tengah-tengah persaingan yang ketat, kita bisa saja kehilangan arah dan memilih kerja yang tidak sesuai dengan jurusan kuliah, asalkan diterima kerja. Belum kalau dapat tawaran referensi-orang-dalam.

Banyak yang "menyebrang" bidang cukup jauh dan ikut training berbulan-bulan dimulai lagi dari nol. Akhirnya terlanjur dan mau tidak mau menekuni bidang tersebut sampai menyesal di kemudian hari. Setelah bertahun-tahun kerja di bidang tersebut dan mau pindah bidang yang sejalan, rasanya sayang kalau tidak memakai pengalaman yang sudah terlanjur dijalani sekian lama. Begitulah kisah-kisah yang sering saya dengar dari teman-teman yang merasa "tercemplung" di suatu bidang kerja.

Maka dari itu, kamu harus benar-benar bisa menentukan jalur kamu dari awal. Tidak perlu terlalu detail, asalkan sesuai dengan jalur pendidikan kamu. Hal ini mencegah kamu menyesal di kemudian hari dan membuat kamu menjadi mantap dalam mengembangan karir kamu ke depannya.

5. Perbanyak latihan Psikotes dan Interview
Sekarang-sekarang ini buku atau modul-modul untuk latihan psikotes sudah banyak beredar di pasaran maupun online. Alangkah baiknya kamu melakukan latihan untuk mempersiapkan diri ikut tes kerja. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun