Mie ayam pun tersaji. Tak sabar saya untuk menyantap. Dan memang ternyata enak. Tekstur minya bagus, lembut. Waktu perebusan yang tepat membuat Mie tidak bengkak.Â


Rasa mie ayam ini bagi saya pas di lidah. Tidak asin dan gurih. Porsinya juga pas, tidak banyak. Saking enak, sampai kuah mie ayam kering saya seruput.
Harga Mie Ayam bang Boim ini tidak mahal. Hanya Rp 11.000 saja. Murah nggak sih? Kapan-kapan saya mau makan lagi. Kalian mau mencobanya? Ada di RT 4/2 Kelurahan Tugu Selatan.Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI