Hari ini ,kami untuk kedua kalinya berkunjung ke Kantor Departemen Kehakiman dan Ham “ Bukan untuk melapor pelanggaran HAM,melainkan untuk memperpanjang pendaftaran merk dari yayasan yang saya kelolah.
Bagaikan mimpi rasanya mendapatkan pelayanan yang begitu ramah.Hal ini bertolak belakang dengan pengalaman buruk ,ketika beberapa tahun lalu ,kalau berurusan dengan segala macam perijinan.
Kami diterima oleh Mbak Ratna,yang menurut keterangannya berasal dari Purworejo dan baru setahun bekerja di  sini. Dengan ramah, mbak Ratna merapikan seluruh berkas kami dan bahkan membantu mengetikan,serta memprint out formulir yang kurang. Seperti berasa dalam negeri dongeng rasanya mendapatkan pelayanan yang begitu santun.
Kemudian kami diminta untuk minta nomor antrian ,yang disambut dengan sangat sopan oleh pak Satpam yang bertugas. Tidak sampai lima menit kami menunggu,nomor kami dipanggil . Dan selesaikan  urusan di Kantor Departemen Kehakiman dan Ham ini.Dengan membawa pulang,tanda bukti bahwa kami sudah melakukan pendaftaran ,maka dengan hati yang lega, kami berjalan melenggang keluar dari kantor .
Dalam hati,saya sangat bersyukur,bukan hanya karena urusan kami sudah beres, tapi impian bahwa impian yang terpasung selama puluhan tahun,kini sudah mulai terurai . Jakarta sudah berubah.dari kota sejuta pungli ,menjadi kota bebas pungli !
Tjiptadinata Effendi
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H