Puisi yang berjudul "Sebelum Masuk ke Pintu Itu" merupakan Judul yang saya kita cukup sederhana dan bisa dibilang elegan namun menarik serta menimbulkan pertanyaan atau penasaran pembaca "kenapa pintu itu dibahas?" atau bisa jadi ada pertanyaan demikian "ada apa setelah masuk pintu itu?".
Untuk menuliskan judul yang sederhana juga bisa hanya menyebutkan kata kunci seperti pada cara nomor satu contohnya puisi yang berjudul "Pangkon" di bawah ini.
Intan Hafidah NH
 Pangkon;Â
Bapak pucung
dudu layar dudu wigyan
panyigeging wanda
pemati aksara
telah kupangku ketetapan hidup
mati untuk menghidupkan suaranya
dunia tertawa memainkan kita
dalam sandiwara cinta
kisah-kisah kekal diasuh masa
Banyumas, Â 29 Januari 2021
Perlu digaris bawahi bahwa puisi yang baik bukan berarti puisi yang menggunakan kata yang jarang dimengerti orang lain, atau singkat cerita kata-kata yang dituliskan di feed-feed ig akun literasi (yang dimengerti harus buka KBBI atau Tesaurus), Â tetapi kata-kata yang memiliki makna baru atau memiliki pemaknaan yang mendalam sehingga dapat menyampaikan gagasan dalam puisimu dengan baik. Pemakaian kata-kata yang sulit dimengerti ini biasanya terangkai oleh sebagian besar penulis-penulis pemula pada lomba-lomba cipta puisi yang diselenggarakan oleh akun-akun instagram, tetapi tidak semua penulis seperti itu, Â ada juga yang telah rapi memilih kata sehingga walaupun susah dimengerti namun susunan bangunan puisinya tetap indah, cantik, sederhana, dan mudah dimengerti.
Selamat memahami si cantik puisi jangan lupa bercermin pada wajah puisimu. Â Jika ada yang ingin ditambahkan atau dikurangkan mari kita belajar dan berdiskusi bersama.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI