Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik universitas pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan di kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara dengan mengangkat tema Mahasiswa Peduli Stunting (Si Penting).
Dalam rangka mengurangi angka stunting di masyarakat maka dilakukan beberapa kegiatan, salah satunya adalah tindakan pencegahan dalam bentuk edukasi kepada masyarakat dengan berkoordinasi bersama pihak posyandu dan puskesmas setempat serta pembagian poster terkait stunting.
Implementasi edukasi tersebut dilakukan melalui kegiatan penyuluhan kepada ibu kader, yaitu penyuluhan terkait stunting dan penyuluhan dapur sehat (DAHSAT) serta berpartisipasi di kegiatan posyandu dan melakukan pendampingan kepada ibu hamil dan menyusui. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para masyarakat dapat lebih peduli terkait stunting sehingga dapat mengurangi angka stunting yang terjadi.
1. Pendampingan Gizi Ibu Hamil Bersama Pihak Puskesmas
Kegiatan pendampingan gizi ibu hamil menjadi salah satu upaya pencegahan stunting sejak sebelum bayi dilahirkan. Tim KKN Cibabat berkolaborasi dengan tenaga kesehatan ahli gizi setempat untuk melakukan pendampingan gizi ibu hamil di sekitar wilayah kelurahan Cibabat. Sabtu (29/07/23), kunjungan dan pendampingan pertama salah satu ibu hamil di RW 15 Kelurahan Cibabat. Dalam kunjungan dan pendampingan, kami bersama tenaga kesehatan ahli gizi dari puskesmas Cibabat yaitu teh Jessi melakukan skrining gizi pada ibu hamil. Beberapa pertanyaan seputar kondisi kehamilan, pola makan (waktu makan, masakan, banyaknya konsumsi URT), riwayat gizi, serta pola makanan.
Selanjutnya, Teh Jessi dari pihak puskemas dan sebagai ahli gizi menyampaikan edukasi terkait makanan apa saja yang boleh dikonsumsi dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Selanjutnya, untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pendampingan gizi ibu hamil. Kami tim KKN memberikan beberapa asupan yang perlu dikonsumsi oleh bumil seperti buah-buahan, susu ibu hamil, cookies, dan telur.
Selanjutnya, (3/08/2023) kunjungan dan pendampingan salah satu ibu hamil di RW 16. Pelaksanaan kegiatannya sama seperti kunjungan dan pendampingan sebelumnya. Tim KKN bersama tenaga kesehatan ahli gizi dari puskesmas Cibabat yaitu teh Jessi melakukan skrining gizi pada ibu hamil. Berdasarkan hasil skrining gizi pada ibu hamil, banyak ditemukan bumil yang masih mengkonsumsi makanan-makanan seperti mie instan, seblak, makanan cepat saji, dan susu kental manis.
Selanjutnya, untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pendampingan gizi ibu hamil. Kami tim KKN memberikan beberapa asupan yang perlu dikonsumsi oleh bumil seperti buah-buahan, susu ibu hamil, cookies, dan telur.
2. Kegiatan Posyandu di HEBRAS 15 Cibabat Kota Cimahi
Mahasiswa KKN kelompok cibabat ikut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Senin, (07/08/2023). Posyandu merupakan kegiatan rutin bulanan yang diadakan oleh kader posyandu RW setempat dan perwakilan petugas dari puskesmas untuk pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dasar terhadap balita, juga pemantauan gizi terhadap balita terdata stunting oleh petugas puskesmas.
Jumlah sasaran bayi dan balita yang biasanya hadir pada posyandu Hebras RW 15 setiap bulannya sebanyak 120 orang. Penyelenggaraan posyandu ini dimulai pada pukul 08.00-11.00 WIB dan diikuti oleh diantaranya 104 balita dan bayi yang bertempat di RW 15, kelurahan cibabat.
Diadakannya posyandu Hebras RW 15 ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat khusunya balita dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar dan membantu orang tua dan pihak puskesmas dalam memantau status gizi anak dengan cara menimbang berat badan, mengukur tinggi/panjang badan, mengukur lingkar lengan.
Dalam pelaksanaan kegiatan posyandu ini, kelompok KKN kelurahan Cibabat membantu dimulai dari pendataan bayi dan balita yang akan mengikuti posyandu, pengukuran tinggi badan, menimbang berat badan, mengukur lingkar lengan, dan pemberian PMT, juga hadiah. Juga, menyediakan spanduk terkait informasi "Cegah Stunting itu Penting" yang dibuat sendiri oleh kelompok KKN Kelurahan Cibabat.
3. Kegiatan Dapur Sehat (DAHSAT) Kader PKK Kecamatan Cimahi Utara
Kegiatan Dashat diusung oleh BKKBN melalui dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kecamatan Cimahi Utara ibu Dr. Yulia Rahmawati dan dilaksanakan oleh perwakilan Mahasiswa KKN yang berasal kelurahan Cibabat, Citereup, Cipageran, dan Pasir Kaliki. Sasaran kegiatan ini adalah perwakilan ibu Kader PKK dari Setiap kelurahan di Cimahi Utara, Rabu (16/08/2023) .
DAHSAT merupakan kegiatan yang diluncurkan oleh BKKBN berupa pelatihan pembuatan makanan dengan gizi yang seimbang bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan bahan pangan lokal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menekan pertumbuhan angka stunting di Indonesia. Dengan dihadiri oleh perwakilan kader PKK harapannya setiap kader PKK dapat mensosialisasikan apa yang sudah di dapat ke masyarakat di setiap kelurahan.
"Keluarga yang bersiko stunting diantaranya adalah, keluarga yang memiliki remaja putri, keluarga yang memiliki ibu hamil, dan, memiliki balita." jelasr ibu Dr. Yulia Rahmawati selaku pemateri.
Sehingga untuk mencegah berbagai risiko stunting maka salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan gizi. Sehingga melalui kegiatan "DAHSAT" dipaparkan bagaimana cara mengolah makanan yang sehat dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan.
4. Kegiatan: Penyuluhan Gizi & Talkshow Stunting
Pada kegiatan Penyuluhan Gizi & Talkshow Stunting Rabu, (23/08/2023). Mahasiswa KKN Kelompok Cibabat mengundang Narasumber yakni Ibu dr. Indah Maharani, SpOG spesialis Obstetri dan Ginekologi. Mahasiswa KKN kelompok Cibabat ini, membuat kegiatan penyuluhan Gizi & talkshow Stunting tersebut dengan tujuan untuk memberikan informasi tentang isu Kesehatan: stunting, memberikan informasi terkait pengenalan dan pencegahan stunting melalui Gizi Seimbang, dan diadakannya sesi talkshow bertujuan agar ibu-ibu kader PKK Kelurahan Cibabat dapat sharing terkait pengalamannya dalam Upaya pencegahan stunting beserta masalah yang dihadapi dan solusi yang ditawarkan oleh narasumber tersebut.
Sasaran peserta kegiatan penyuluhan dan talkshow ini ialah perwakilan kader-kader PKK, beserta ketua RW dari 3 lokus data stunting terbesar di Kelurahan Cibabat, yakni RW 7, RW 15, dan RW 18. Dengan jumlah sasaran kegiatan yakni sebanyak 33 orang.
Pada sesi talkshow yaitu perbincangan/sharing seputar topik stunting oleh narasumber bersama ibu-ibu kader PKK. Ditemukan beberapa permasalahan terkait stunting di setiap RW nya. Salah satunya adalah anak yang memiliki ukuran tinggi badan yang pendek tidak sesuai dengan usianya tetapi tetap lincah. "Tetap saja stunting, walaupun anak memiliki ukuran tinggi badan pendek tidak sesuai dengan umurnya namun tetap lincah, itu akan tetap berefek pada metabolisme tubuh anak." Ujar Narasumber, dr. Indah Maharani, SpOG,
Selain itu, pembahasan mengenai makanan bergizi pada ibu hamil dibahas dalam sesi talkshow ini. Ditemukan permasalahan bahwa masih banyak ibu hamil yang masih mengkonsumsi makanan yang kurang sehat. "Sebenarnya ibu hamil makan apapun boleh asal bergizi. Misalnya kalau mau seblak, kerupuknya jangan terlalu banyak, diisi dengan yang bergizi seperti sayur, namun bumbunya tetap bumbu seblak. Boleh makan rujak tapi tetap penuhi kebutuhan protein, misalnya makan rujak tapi makan telur juga. Kembali lagi pada pola pikir dan bisa berkreasi dengan makanan yang di inginkan." Ujar Narasumber, dr. Indah Maharani, SpOG.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI