Mohon tunggu...
tika habeahan
tika habeahan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Be do the best
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

MENJADI BERKAT BAGI SESAMA

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kita Hanya Sebatas Pernah

29 April 2022   21:40 Diperbarui: 29 April 2022   21:48 522
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kini saling mengacuhkan

Bibir yang dulunya saling berucap

Kini saling membungkam

Bersamamu aku Bahagia

Denganmu aku nyaman

Didekatmu aku merasa tenang

Namun Tuhan menghendaki cara lain

Hal yang paling kutakutkan selama inipun terjadi

Yaitu kehilanganmu

Ya, sesingkat itulah kisah yang pernah ada

Walau kini hadirmu tak dapat lagi kulihat

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun