bag.1
Ternyata memang tidak sama dengan kini,
bahkan sedetik kemudian!
Luas rahmad Tuhan, dekil jiwa masih melomba mencari
kegarangan sebab dan akibat
Dan kini,
ruang kebersamaan itu meluas sejauh tanah umur
merambah kehidupan yang kian sempurna
Jadilah, kebersamaan adalah konsep agung untuk meniti
Langkah-Â langkah yang kian meliuk dan menggema
di daratan hati dan kejumudan menjadi hamba yang indah
Selamat beraktivitas menenteng segenap nurani kebaikan
Ujung dari langkah adalah ridhoNya
tidak perlu bersimbah air mata ketika kekuatan sejarah
menantangmu membuktikan kehambaan
Tuhan, selalu bersama
Â
bag.2
Aku adalah kota tua
Biarkan hitam semakin kelam
Lalu bumi sibuk berselisih
Ada anarki disebagian benak
yang hendak meruntuhkan wejang kasta
Kertonegoro, 27 Juni 2020
Salam,
Akhmad Fauzi
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI