4. Kehidupan Seksual
Suami tidak mendapatkan kepuasan dalam pelayanan seks yang dilakukan oleh istri, hal ini yang sering kali menyebabkan pertengkaran bahkan perselingkuhan yang terjadi. Suami tidak mau tahu dan tidak mau mencari tahu solusi untuk ini. Bisa jadi istri sedang capek, lelah mungkin juga sedang stres sehingga pelayanan istri tidak maksimal.
Solusi:
Diperlukan keterbukaan antara suami dan istri, menceritakan keadaan yang sebenarnya. Hal ini untuk mengurangi kecurigaan dan fikiran yang macam-macam. Apabila gairah seksual suami/istri anda menurun, bisa menggunakan ramuan herbal gairah ranjang untuk menjaga keharmonisan hubungan seksual suami istri.
5. Istri kurang dalam mengurus rumah tangga
Kebiasaan yang ini memang sering terjadi pada awal pernikahan, istri kurang trampil dalam memasak, mencuci pakaian, menyetrika pakaian, membersihkan rumah dan sebagainya. Hal ini kadang membuat suami merasa kecewa dan membuat kesal.
Solusi:
Untuk masalah ini apabila suami mempunyai kondisi keuangan yang lebih bisa di atasi dengan menyewa pembantu rumah tangga. Tetapi apabila sebaliknya, harusnya suami memberikan pengertian kepada istri, sehingga bersemangat dalam menjalankan aktifitasnya sebagai ibu rumah tangga.
6. Mertua Ikut Campur
Dalam rumah tangga ketika kehadiran orang tua atau merutua yang terlalu ikut campur masalah keluarga juga bisa menimbulkan masalah antara suami istri. Seperti mertua yang terlalu banyak komentar, terlalu banyak menegur dan sebagainya.
Solusi:
Untuk masalah ini diperlukan kedewasaan dan ketenangan dalam menghadapi mertua / orang tua sekalipun. Jangan mengekspresikan kemarahan langsung didepan mereka gunakan akal dan pikiran dingin, maka masalah akan terselesaikan.
7. Komunikasi
Keterbatasan komunikasi antara suami dan istri dikarenakan kesibukan kerja juga menjadi permasalahan yang harus diperhatikan. Waktu kerja yang tidak berbarengan mengakibakan suami atau istri kekurangan waktu untuk berbincang, bercerita dan menunagkan keluh kesah rutinitas pekerjaan.
Solusi:
Quality time memang sangat diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan komunikasi ini. Minimal seminggu sekali perlu berlibur bareng, makan diluar bareng atau sekedar olahraga bereng untuk tetap menjaga komunikasi diantara suami dan istri.