Mohon tunggu...
Telkomsel SME Engagement
Telkomsel SME Engagement Mohon Tunggu... Jurnalis - UMKM Indonesia

99%Usahaku aplikasi untuk UMKM Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Money

5 Trik Atasi Barang Dagangan Numpuk

14 Maret 2022   13:11 Diperbarui: 14 Maret 2022   16:13 521
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kasih diskon mungkin bikin cuan kamu jadi tipis. Tapi daripada numpuk, entar malah kedaluarsa, kayak makanan, terus ujung-ujungnya dibuang. Ya mending cuan tipis daripada rugi! Trik ini selain bikin pembeli datang dan beli, mereka juga jadi bisa tertarik beli barang lain yang ada di tokomu, lho! Jadi anggap aja diskon itu adalah biaya promosi tokomu. Bener, gak?!

5. Giveaway

Trik terakhir yang bisa kamu lakukan adalah dengan manfaatin stok dagangan yang lama untuk dijadikan giveaway atau hadiah yang dibagiin secara gratis untuk pelangganmu. Hah, gratis? Rugi, dong! Eh, jangan salah... justru trik ini bisa bikin pelangganmu makin setia. Karena mereka pasti senang merasa bahwa tokomu perhatian atau care sama pelanggannya. Kadang kita harus mancing cuan pake cuan alias modal dikit buat kasih gratisan.

Medsos yang cocok untuk ngadain giveaway ini adalah Instagram. Buat dapetin hadiah, kasih syarat buat wajib like, follow, tag dan share ke beberapa teman mereka. Nah, bakal makin banyak kan orang yang ikutan ajang giveaway dan jadi tau tokomu. Gimana, untung kan?! Stok barang gak numpuk lagi, kamu juga jadi kebanjiran follower. Makin banyak deh yang kenal tokomu dan bisa jadi pelanggan baru.

Itu dia beberapa cara jitu untuk atasi stok barang dagangan yang numpuk di tokomu. Tapi lain kali kamu harus lebih cermat lagi dalam mengelola stok barang daganganmu, biar kejadian stok numpuk gak sering terjadi. Semangat ya!

Buat lebih banyak tips bisnis lainnya biar UMKM makin maju, cek di 99usahaku.telkomsel.com/learning

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun