Mohon tunggu...
Teguh Hariyanto
Teguh Hariyanto Mohon Tunggu... Guru - "Seorang biasa yang ingin berbagi kisah kehidupan bagi sesama untuk kehidupan yang lebih baik"

Segala yang dilalui meninggalkan kenangan dan menjadikan pengalaman membawa perubahan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Awal Tahun 2021, Kembali Bekerja dan Belajar

3 Januari 2021   14:38 Diperbarui: 3 Januari 2021   14:51 455
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Selamat tahun baru 2021, selamat mempersiapkan diri untuk kembali pada rutinitas yaitu belajar dan bekerja. Setelah hampir sepanjang tahun 2020 kita diperhadapkan dengan situasi yang sulit yaitu pandemi Covid-19 yang memaksa kita untuk membatasi semua hal, akhirnya tahun 2020 selesai juga. 

Apakah ini berarti pandemi juga sudah berakhir? Ya, seperti yang kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 belum juga usai. Di beberapa negara justru penyebaran virus Covid-19 semakin tidak terkontrol.

Di tahun 2020 banyak hal yang berubah, strategi atau perencanaan hidup atau masa depan, pola makan, pola hidup, pola kerja dan sebagainya. Perubahan itu memunculkan kebiasaan yang baru. Jika kita sudah memiliki beberapa pengalaman selama tahun 2020 dalam menghadapi atau menekan penyebaran virus Covid-19 strategi apa yang sudah kamu siapakan untuk kembali beraktifitas di tengah pandemi ini?

Beberapa orang menyikapi virus Covid-19 dengan caranya masing-masing. Ada yang benar-benar ketakutan terhadap virus ini, ada yang biasa saja namun tetap waspada ada yang sampai sekarang belum percaya bahwa Covid-19 itu memang ada. Bagaimanapun sikap mereka, saya berada pada posisi bahwa tidak perlu takut yang berlebihan namun tetap waspada. Nah beberapa hal yang dapat kita siapkan dan lakukan untuk kembali beraktivitas belajar dan bekerja di tengah pandemi Covid-19 adalah:

sumber: rukita.co
sumber: rukita.co
Pelihara suasana hati dan pikiran

Salah satu penyebab orang cepat mengalami sakit bahkan kematian adalah karena ia terlalu banyak pikiran. Apalagi jika ia hanya tipe pemikir dan mager (malas gerak) malas bertindak. 

Keadaan di sekitar kita boleh berubah namun jika kita tetap bisa memelihara suasana hati maka hal itu itu tidak akan berpengaruh pada diri kita. Untuk itu kita perlu memelihara sukacita dan kebahagiaan hati dan pikiran kita. 

Berusahalah untuk selalu bersukacita serta berpikir positif hal itu akan mengubah seluruh pikiran dan hati. Mother Terasa mengatakan: "Sukacita adalah doa, sukacita adalah kekuatan: sukacita adalah kasih; sukacita adalah sebuah kasih sejati yang dapat menangkap jiwa." Seorang yang selalu menjaga sukacita membuat tubuh lebih sehat. Sukacita menjadi modal pertama kita dalam mengawali tahun yang baru, di depan terbentang luas harapan dan angan-angan yang baru.

Pelihara kesehatan: olahraga dan pola makan

Rajin olahraga dan menjaga pola makan mungkin itu adalah resolusi yang kamu buat di tahun 2021. Nah kamu bisa mulai dengan hal-hal yang sederhana untuk tetap beraktivitas di tengah pandemic Covid-19 dengan menjaga kesehatan dan menjaga pola makan. 

Bagaimana caranya, buat kamu yang sibuk bekerja dan sibuk kuliah atau belajar dan tidak sempat untuk melakukan olahraga yang berat. Cukup lakukan olahraga sederhana namun rutin. Mulailah dengan push-up, angkat barbel, lari-lari kecil di sekitar rumahmu atau kamarmu. Hal itu cukup untuk membuat badan tetap fit daripada tidak sama sekali. 

Di tahun 2020 mungkin kita terbiasa dengan makan makanan berminyak dan berlemak, atau minum minuman yang manis, mulai sedikit menguranginya. Ya dengan demikian memelihara kesehatan adalah hal kedua yang perlu kamu perhatikan dalam menghadapi tahun 2021.

Pelihara relasi

Sejak pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia maka semua hal dibatasi, hal ini membuat hal yang menyulitkan bagi mereka yang suka nongkrong bareng dengan teman, pacar, arisan atau yang suka reunian. 

Apakah hal itu menjadi alasan kita untuk tidak berelasi dengan teman, tetangga, atau orang yang belum kita kenal? Hal yang sangat mengejutkan bahkan membanggakan adalah begitu banyak komunitas ataupun inisiatif pribadi untuk berbagi dengan orang lain. Mungkin terlihat sederhana berbagi nasi bungkus atau sembako, namun dari hal yang sederhana itu dapat menghadirkan senyum dan harapan di tengah pandemi Covid-19.

Secara khusus ketika PSBB mulai dijalankan maka beberapa pekerja harian driver online, pemulung, tukang becak dsb merasakan dampaknya. Saya melihat sendiri bahkan ikut terlibat berbagi kebaikan di tengah kondisi yang sulit. Hal ini yang membuat saya menambah kenalan dan menjaring relasi. Kesulitan atau pembatasan jarak tidak menjadi alasan untuk tetap menjalin relasi.

Jadi menjalin relasi dengan orang lain adalah hal yang dapat kita lakukan dalam memulai tahun baru. Bagi kamu yang merasa sulit mulailah dengan menghubungi teman lama yang jarang komunikasi karena jarak. Cobalah liat rumah tetangga meski dari kejauhan, selama ini hal itu tidak pernah kamu lakukan, mulailah dengan kebiasaan baru. Menjalin relasi dan pererat silaturami.

Pelihara semangat bekerja dan belajar

Bagaimana kabarnya setelah liburan? Masih semangat untuk memulai kesibukan? Memelihara semangat bekerja dan belajar adalah hal yang sangat kita perlukan untuk memulai segala aktivitas sepanjang tahun 2021. 

Bagi seorang guru, mungkin sudah sibuk mempersiapkan materi ajar dengan berbagai kreativitas, bagi pelajar tetaplah belajar dengan semangat. Kita akan kembali berjumpa secara virtual dalam kegiatan belajar mengajar, bagi para dosen, petani, pedagang, buruh, dan apapun profesimu berkaryalah dengan penuh semangat. Selamat tahun baru 2021 selamat kembali dalam rutintitas bekerja dan belajar.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun