Mohon tunggu...
Taufik Uieks
Taufik Uieks Mohon Tunggu... Dosen - Dosen , penulis buku travelling dan suka jalan-jalan kemana saja,

Hidup adalah sebuah perjalanan..Nikmati saja..

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Chung King Mansion, Gedung Paling Angker di Hong Kong

4 Mei 2022   14:13 Diperbarui: 28 Juni 2022   15:00 3039
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Tepat di dekat pintu masuk
Terdapat gerai Money changer dengan lampu neon warna merah biru bertuliskan Change. Biasanya nilai tukar yang menarik dipamerkan pada display elektronik . Namun kita harus hati-hati sebelum menukarkan mata uang asing kita dengan Dollar Hong Kong. Money changer yang paling depan ini biasanya mengutip service charge sampai 8 persen dan bisanya ditulis dengan ukuran sangat kecil di bagian bawah papan display.

Dokpri
Dokpri


Saya kemudian masuk ke dalam beranda atau koridor utama yang luas. Di atasnya ada lagi tulisan Chung King Mansion dalam aksara Hanzi dan Latin. Kali ini lengkap dengan alamatnya di 36-44 Nathan Road Tsim Sha Tsui, Kowloon.

Alasan saya tetap masuk memang karena ingin menukar mata uang asing yang saya miliki di Chung King Mansion. Karena kalau kita terus masuk ke bagian sebelah dalam, ada lagi beberapa Money changer yang bahkan lebih besar dan ramai. Money changer ini dikelola oleh etnis Asia Selatan dan memberikan nilai tukar yang paling bersahabat di Hong Kong. Selain itu berbagai jenis mata uang juga bisa ditukar di sini.

Perkenalan saya dengan Chung King Mansion sudah berjalan cukup lama, bahkan dimulai hampir tiga dekade lalu pada sekitar pertengahan tahun 1980 an. Kala itu saya tidak datang ke sini  untuk menukar uang, tetapi biasanya untuk membeli souvenir seperti boneka atau pajangan berbentuk gulungan kain yang digantung di dinding.  Selain itu juga ada ukiran berukuran mini khas negeri  Tiongkok yang ada di dalam botol kaca.

Seorang teman yang memang berasal dari Hong Kong yang pertama mengajak saya ke sini.

"Chung King Mansion dibangun pada 1961 dan sejak saat itu berkembang menjadi pusat grosir, penginapan, kuliner dan bahkan hiburan," Kata sobat saya itu.

Baru  dalam beberapa tahun belakangan ini saya juga sering mampir ke Chung King Mansion untuk berburu kuliner selain untuk menukar uang.

Kalau kita berjalan di koridor yang berbentuk bak labirin di Chung King Mansion ini, kita seakan berada di pusat perbelanjaan yang ramai di jakarta, mungkin mirip ITC Mangga Dua.

Makanan Halal: dokpri 
Makanan Halal: dokpri 


Selain makanan India dan Pakistan, ada juga makanan Turki, Chinese Food Halal dan bahkan makanan Afrika.  Di gedung ini memang sering dijumpai orang-orang Afrika. Selain yang melakukan bisnis banyak juga yang mungkin hanya berkunjung sebagai wistawan atau tujuan lainnya ke Hong Kong.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun